Bupati Pamekasan Dukung Pengajuan Moh Tabrani Jadi Pahlawan Nasional

- Admin

Selasa, 30 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Bupati Pamekasan Badrut Tamam mendukung penuh pengsulan Moh Tabrani menjadi pahlawan nasional.

Putra kelahiran 10 Oktober 1904 dan wafat tahun 1984 itu, dinilai layak menjadi pahlawan nasional, karena jasanya dalam memperjuangklan terbentuknya Bahasa Indonesioa sebagai Bahasa Persatuan.

Badrut Tamam mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi penganuan M Tagbrani sebagai Pahlawan Nasional, yang digelar Olah Balai Bahasa Jawa Timur dengan Pemkab Pamekasan, di Hotel Frontone, Selasa (30/3/21).

Selain dihadiri Bupati Badrut Tamam, juga hadir Prof Aminuddin Aziz Kepala Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI, Mohammad Abdul Haq Kepala Pusat Pembinaan dan Sastra Kemendikbud RI, Dr Asrid Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, budayawan RKH. Thoriq Syakrani, Ketua DPRD Fathorrahman dan Kepala Diidikbu pamekaan achgmad Zaini.

“Kalau memang harus saya tanda tangan sekarang kepada Presiden mengusulkan bapak Mohammad Tabrani menjadi pahlawan nasional, saya siap. Tetapi harus ada narasi yang mengikuti usulan itu, kenapa harus ada narasi yang harus mengikuti ? Bair kemudian tidak hanya usul, tetapi prestasi inspirasi semangat darah juang yang dikorbaka,” katanya.

Baca Juga:  Polda Jatim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Investasi Ilegal

Dia mengatakan saat ini ada beberapa tokoh di Madura yang sekarang sedang diusulkan menjadi pahlawan nasional, diantaranya juga Syekhona Muhammad Kholil Bangkalan sedang juga dirintis dikomunikasikan menjadi tokoh nasional, ulama yag mengajak bukan mengejek, ulama yang banyak melahirkan tokoh nasional. Beberapa santrinya diantaranya KH. Hasyim Asyari sudah jadi pahlawan nasional.

Badrut Tamam mengetahui dalam perjalannya hidupnya Tabrani yang pernah menjadi wartawan dan menjadi redaktur sebuah media, pada saat itu M Tabrani membangun organisasi kepemudaan lain yang orientasinya mencintai dan memperjuangkan Indonesia, yang terstruktur diberbagai daerah.

“Hari ini Balai Bahasa Jawa Timur mengusulkan M Tabrani menjadi pahlawan nasioanal, tentu kita akan merasa bangga, merasa suka atas ikhtiar balai bahasa Jawa Timur atas usulan ini. Karenanya kita perlu menyampaikan terimakasih yang sedalam dalamnya atas ikhtiar ini. Terima kasih juga pada seluruh elemen lain yang berkenan memberikan dukungan atas ikhtiar ini,” katanya.

Baca Juga:  Kronologi ABG 13 Tahun di Sampang Disetubuhi Tiga Remaja

Badrut Tamam mengusuyslkan agar elemen kepemudaan KNPI juga memberikan rekomendasi pada HMI dan PMI dan seluruh ormen kepemudaan yang lain untuk memberikan penghargaan mmeberikan dukungna pada Tabrani ini, bukan hanya dari sisi bahasanya, tetapi dari sisi lain, sebagai pemuda pejuang yang pernah menjadi panitia utama Kongres Pemuda yanga melahirkan Sumpah Pemuda.

“Sesuatu yang luar biasa itu sedang kita rintis hari ini untuk memberikan dukungna yang pasti kepada yang kita banggakan bersama Mohammad Tabrani orang Pamekasan yang waktu awal abad 19 sebagai pemuda berani tidak hanya memperjuangkan bahasa tetapi jauh didalam itu semua adalah memperjuangkan kemerdekaan,”paparnya.

“Pemuda dengan kegigihan dan keberaniannya ditengah himpitan hegemoni penjajahan VOC berani menyampaikan memilih bahasa Indonesia, memilih mendorong menjadi ketua panitia sumpah pemuda, ini sungguh luar biasa, taruhannya bukan hanya bahasanya yang hilang, tetapi orangnya yang hilang. Keberanian itulah yang kemudian kita butuhkan i hari ini, persatuan kesetiakawanan itulah yang kita butuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satpol PP dan Damkar Pamekasan Lakukan Sosialisasi Rokok Ilegal

M Tabrani penggagas Bahasa Persatuan Indonesia. Dia lahir di Pamekasan 10 Oktober 1904 dengan nama lengkap Mohammad Tabrani Suryowicitro dan meninggal tahun 1984 di Jakarta. Dia menggagas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sejak bekerja sebagai insan wartawan di Harian Hindia Baru juli 1925. Ketika itu dia menyebut Bahasa Indoensia sebagai Bahasa Persatuan.

Konsep kebangsaan yang muncul dari gagasan M Tabrani tersebut merujuk pada kondisi nyata keberagaman orang oang Indie Hindia Belanda yang masih bersifat kedaerahan atau kesukuan dan masih mengutamakan kepentingan suku ataupun daerahnya masing masing, sebagaimana terbentuknya organisasi organisasi kepemudaan pada masa itu.(adv)

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru