Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

- Admin

Jumat, 26 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pasangan Achmad Fauzi – Dewi Khalifah resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, periode 2021-2024, Jumat (26/02).

Bupati Fauzi dan Wabup Dewi Khalifah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi, Surabaya, bersama 16 kepala daerah lainnya hasil Pilkada serentak 2020 lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pesan Presiden RI, agar seluruh kepala daerah bekerja cepat dan detil.

“Saya menambahkan cepat, tepat, dan detil,” ucapnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan supaya para kepala daerah memperhatikan betul akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Hari ini masih pada posisi PPKM Mikro, artinya para bupati dan wakil bupati diharapkan kecepatan kerjanya harus dilakukan dengan baik. Tetapi masih ada hal yang masih harus kita hadapi. Covid-19 di Jawa Timur memang sudah melandai. Tapi belum berhenti penyebarannya,” imbuhnya, dalam rilis yang diterima suarabanga.co.id.

Pelantikan Bupati dan Wabup Sumenep

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengaku bersyukur karena pada hari ini dirinya bersama Wabup Dewi Khalifah telah resmi menjadi bupati dan wakil bupati.

Baca Juga:  Upacara HUT RI Ke 78, Bupati Jember Tampil dengan adat Minahasa

“Alhamdulillah hari ini kami sudah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep. Semoga kami bisa menjadi pemimpin yang amanah,” terang Bupati Fauzi, panggilan akrab Achmad Fauzi.

Suami Nia Kurnia ini memohon doa serta dukungan seluruh masyarakat Sumenep bisa memimpin Kabupaten Sumenep lebih baik dan lebih maju.

“Kepada segenap masyarakat Sumenep, mohon doanya, restunya, serta dukungannya. Ke depan kami siap diberi banyak masukan, mudah-mudahan Sumenep menjadi lebih baik,” tambahnya.

Pasangan Fauzi – Nyai Eva ini memiliki visi: Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera. Misinya: membangun kualitas SDM berdaya saing di bidang pendidikan, kesehatan, ketenaga-kerjaan.

Baca Juga:  Pencuri Warung Sembako Resahkan Warga Sumenep, Pelaku Diburu Polisi

Kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir; mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, inovatif dan responsif dalam melayani masyarakat.

Selanjutnya melaksanakan pembangunan berazaz gotong royong dan berkearifan lokal; serta memperkuat pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan hidup yang berimbang antara daratan dan kepulauan.

Adapun delapan program prioritas, yaitu: (1) penguatan kompetensi, peningkatan kesejahteraan guru sekolah, guru ngaji, dan guru madrasah diniyah serta dukungan program beasiswa.

Selanjutnya (2) peningkatan kualitas standar pelayanan dan pembangunan kesehatan dasar; (3)mencetak wirausaha santri dari kalangan muda di era industri 4.0; (4) pengembangan ekonomi kawasan dan percepatan ekonomi berbasis desa tematik.

Baca Juga:  Polisi Sumenep Tembak Mati Pria Penodong Wanita yang Keluar dari ATM

Kemudian (5) mewujudkan kawasan wisata Madura (visit Madura) dan pengembangan ekonomi kreatif; (6)tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional (smart city); (7) peningkatan penanganan masalah sosial dengan semangat gotong royong; serta (8) eningkatan infrastruktur dan moda transportasi kepulauan.

“Untuk menyukseskan visi misi yang kami emban, saya minta kepada seluruh OPD dan jajarannya agar ke depan bisa bekerja cepat, tepat, dan detil, sebagaimana disinggung Ibu Gubernur saat menyampaikan sambutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru