Kiai Karismatik asal Sumenep, KH Suhail Imam Dikabarkan Wafat

- Admin

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Innalillah wainna ilaihi Roji’un. KH Suhail Imam, tokoh sekaligus kiai kharismatik asal Kecamatan Ambunten, Sumenep dikabarkan wafat.

Informasi ini pertama kali diketahui oleh redaksi dari postingan Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi di akun Facebook-nya, sekitar pukul 16.58 WIB, Ahad (6/12).

“Innaalillahi wainnaa ilaihi rooji’un. Turut berduka cita yg sangat mendalam atas meninggalnya tokoh skligus Kiai kharismatik ; KH. Suhil Imam, Ambunten Sumenep. Smg Allah SWT menempatkan beliau di tempat yg terbaik dan penuh kemuliaan. Mari sempatkan sejenak untuk solat janazah dan berkirim fatihah untuk almarhum. Alfatihah…,” demikian status FB anggota DPRD Sumenep Dapil IV dari Partai Demokrat itu.

Baca Juga:  Dua Anak di Sumenep Tenggelam di Sungai DAM Pananggungan Guluk-guluk

Bahkan di salah satu grup WhatsApp (WA) ‘Rumah Politik Nahdliyah’ ada yang juga mengabarkan bahwa Kiai karismatik itu wafat.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un telah wafat hari ini KH. SUHAIL IMAM Ambunten,” demikian pesan WA dari anggota grup bernama Hasyim Asy’ari.

Alhasil kabar duka tersebut menuai ucapan belasungkawa dari sejumlah anggota grup. Bahkan, salah satu di antaranya memastikan kebenaran kabar wafatnya Kiai Suhil.

“Benar ya berita ini?” tanya Siswadi yang dijawab “benar” oleh anggota grup lain yang mengetahui kebenaran wafatnya Kiai Suhil.

Baca Juga:  Seorang Kakek di Sumenep Ditemukan Tergeletak Tak Berdaya di Pinggir Pantai

Kabar duka meninggalnya salah satu kiai kharismatik asal Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten itu pun menyebar di berbagai grup WA dan platform media sosial (medsos).

Sayang, belum diketahui secara pasti kapan tepatnya Kiai Suhil meninggal dunia. Namun, informasi dari grup WA “Nahdliyyin Gapura” sebelumnya beliau memang sakit.

“إنا لله وإنا اليه راجعون…

Ya allah… kemaren, sy sowan kesana gak bs menemui katanya khadam sakit…,” kata anggota grup bernama Abd. Kholiq Faqod.

Profil Singkat KH Suhail Imam

Baca Juga:  DPRD Sumenep Segera Selesaikan Raperda Agraria, Pengelolaan Pasar dan Tambak Udang

Kiai Suhail lahir dari seorang ibu bernama Nyai Rahmah Ali Wafa, Ambunten dan ayah bernama Kiai Haji Imam, Karai, Ganding. Kiai Suhail merupakan adik dari KH Khalil Imam.

Kiai Suhail dibesarkan dalam keluarga pesantren berpengaruh, terutama bagi kalangan pengikut Thariqah Naqsabandi di Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kakek Kiai Suhail dari jalur ibu, bernama Kiai Haji Ali Wafa, Ambunten, Mursyid Thariqah Naqsabandi. Dari jalur ayah, ia merupakan cucu kiai berpengaruh di Karay, Ganding, Kiai Haji Ahmad Dahlan bin Kiai Imam.(*)

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru