Ajaib, Jasad Seorang Ulama di Sampang Ini Masih Utuh Setelah Dikubur Tiga Tahun

- Admin

Selasa, 24 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Baru-baru ini tersiar kabar jika terdapat satu jenazah yang masih utuh meski telah dikubur selama tiga tahun. Jenazah tersebut diketahui bernama Kiai Haji Achmad Baidowi. Fenomena ini sungguh langka mengingat tubuh manusia yang telah dikubur selama itu harusnya mengalami pembusukan. Berita ini pun kemudian menjadi viral.

Tak hanya jasadnya saja yang masih utuh, kain kafan yang digunakan untuk membungkus jasad tersebut juga masih utuh. Sosok Kiai Haji Achmad Baidowi merupakan salah satu sosok ulama yang sangat di hormati di daerah itu. Tidak hanya karena ilmunya saja melainkan juga karena karomah kyai tersebut.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim, Pantau Pos Check Point di Madiun

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, Kiai Haji Achmad Baidowi adalah pengasuh Madrasah Dakwatut Tauhid, Kampung Batu Olet, Dusun Banbalang, Desa Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Utuhnya jasad almarhum tersebut pertama kali diketahui oleh putranya yakni Kiai Sofyan Achmad Baidowi saat kuburan almarhum ambruk lantaran diwilayah itu diguyur hujan deras pada Senin (23/11/2020) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejak meninggalnya almarhum, Kiai Sofyan Achmad Baidowi menggantikan posisi ayahnya dalam mengasuh Madrasah Dakwatut Tauhid dan sekaligus menjadi Imam Masjid Darul Iman di desa itu.

Baca Juga:  Disengat Tawon Vespa saat Evakuasi Sarang, Petugas Damkar Sampang Dilarikan ke Puskesmas

Setelah mengetahui kuburan ayahnya ambruk, Kiai Sofyan kemudian meminta tolong kepada warga sekitar untuk memperbaiki makam ambruk dengan cara membongkar kembali kuburan almarhum.

“Kemungkinan ini karena efek dinding penutup mayat sudah rusak, tampak jelas ambruk, karena makam Abah diletakkan di selatan masjid,” kata Kiai Sofyan kepada awak media, Selasa (24/11/2020).

Menurut Kiai Sofyan, pihaknya hanya mengganti kain kafan yang nampak lusuh karena lawas. Meskipun, kain kafan itu tidak ada bekas digigit ngengat.

“Pergantian kain kafan langsung dilakukan di dalam kuburan tanpa mengangkat mayat keatas kuburan,” terangnya.

Baca Juga:  Salah Satu Orang Tua Korban Dugaan Kekerasan Siswa SMP di Camplong Sampang Diintimidasi

Sementara itu, Muhammad Da’i salah satu warga sekitar menyampaikan jika, Kiai Haji Achmad Baidowi merupakan Ulama Kharismatik, semasa hidupnya dikenal selalu mengajarkan kebaikan.

“Terharu dan kaget setelah melihat jasad beliau masih utuh bahkan aroma tubuh kiai sangat wangi,” ungkap Muhammad Da’i.

Muhammad Da’i berharap almarhum diterima amal baiknya dan mendapatkan surga Allah SWT.

“Saya bersaksi bahwa almarhum KH Achmad Baidowi adalah orang baik,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru