Penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi; Komitmen Pemkab Sampang Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

- Admin

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan beritegritas, para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Pakta Integritas yang ditandatangani tersebut berisikan dokumen yang memuat pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi dan tanggung jawab, wewenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, penandatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di gedung Smart Room pada Rabu (12/06/2024) itu dihadiri Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto serta Sekretaris Daerah (Sekda) H Yuliadi Setiyawan.

Selain itu, juga hadir para Staf Ahli, Asisten Sekda, Inspektur Daerah, para Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), para Kabag di lingkungan Setda Kabupaten Sampang, dan juga para Camat.

Baca Juga:  Kapolsek Pangarengan Polres Sampang Beri Ultimatum dan Akan Tindak Tegas Balapan Liar di Bulan Ramadhan

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo menyoroti pentingnya langkah masif dan terintegrasi dalam pencegahan korupsi.

“Korupsi telah menjadi kejahatan luar biasa yang sulit di berantas, meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya. Maka, diperlukan penguatan trisula pencegahan korupsi yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan,” kata Ariwibowo dalam sambutannya.

Ariwibowo juga menekankan bahwa praktek korupsi telah menyentuh area pelayanan publik dan pemerintah desa, yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kita harus membangun sistem pelayanan yang simpel dan berbasis elektronik untuk meminimalisir tatap muka antara pemberi layanan dan yang dilayani, serta memastikan sinergi yang baik antara Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kecamatan dalam pengawasan dan pembinaan desa,” ujar Ariwibowo.

Baca Juga:  Puskesmas Ketapang Sampang Investigasi Kasus Keracunan Dua Bocah

Sementara itu, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto menegaskan komitmen bersama dalam upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya korupsi bukan hanya merugikan negara dari segi materi, tetapi juga merusak moral bangsa, menghancurkan kepercayaan publik, dan juga menghambat pembangunan.

Rudi juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas terkait lainnya serta kecamatan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan desa. Hal ini untuk memastikan anggaran dana desa yang cukup besar itu dapat digunakan dengan tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga:  Diduga Hendak Mencuri, Pria Asal Torjun Sampang Diamankan Warga Panyirangan

Rudi berharap komitmen bersama anti korupsi ini tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi diikuti dengan langkah nyata untuk membangun sistem pencegahan korupsi yang terintegrasi.

“Demi terwujudnya good governance, semoga ke depan kinerja Pemerintah Kabupaten Sampang senantiasa transparan dan akuntabel,” tutur Rudi.

Menurut Rudi, Pakta Integritas merupakan bentuk janji terhadap diri sendiri, yang kemudian diterapkan melalui komitmen bersama dalam melaksanakan pemberantasan korupsi.

“Dalam menjalankan suatu organisasi roda pemerintahan, memang dibutuhkan suatu integritas yang benar-benar luar biasa. Nah, ini menyangkut pribadi, hati kita, janji kita untuk benar-benar memegang komitmen dari Pakta Integritas itu sendiri,” tandas Rudi.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru