Tebang Pilih Media, Kepala Dinas PUPR Sampang Sulit Ditemui Wartawan

- Admin

Senin, 16 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sikap pilih kasih Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang, Ach Hafi, memicu timbulnya ketidakpuasan serta tanda tanya hingga kecemburuan sejumlah insan pers yang bertugas di wilayah setempat.

Pasalnya, saat dijumpai untuk konfirmasi seputar issu sejumlah pekerjaan proyek kepada dinas terkait, tetapi tidak direspon. Alasan yang disampaikan penjaga saat pejabat ini enggan menjumpai wartawan, yang bersangkutan mau melakukan rapat. Meskipun, sudah jelas-jelas berada diruang kerjanya.

Padahal, masyarakat membutuhkan transparansi atau keterbukaan dari pejabat terkait informasi mengenai apa yang akan dan sedang dikerjakan oleh Dinas PUPR Sampang, yang dapat disampaikan melalui media massa.

Baca Juga:  Wanita Paruh Baya Tewas Dalam Sumur di Sreseh Sampang, Polisi: Korban Diduga Depresi

“Padahal kan yang namanya kawan–kawan Pers mau ada yang dikonfirmasi terkait program kerja Dinas yang di pimpinnya. Dan itu, sangat menguntungkan untuk pemerintah, sebagai penyambung informasi program kepada masyarakat,” ucap salah satu wartawan media online kepada suarabangsa.co.id, Senin (16/11/2020).

Ia menilai, pejabat tersebut sudah lupa akan tugas pentingnya sebagai pelayan masyarakat dan tak sadar bahwa gaji yang mereka terima berasal dari uang rakyat.

“Kadis PUPR Sampang ini memang benar–benar ekslusif. Padahal kepentingan awak media menemui dia selaku Kepala OPD semata–mata untuk kepentingan pemberitaan,” tuturnya lagi.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Raih WTP dari Kementerian Keuangan RI

Dirinya berharap DPUPR membuka ruang untuk pers. Sebab, ketika informasi ruang publik ditutup dia menyebut semakin meragukan keterbukaan Pemkab Sampang kepada khalayak ramai.

“Antara pejabat, pers dan juga masyarakat harus transparan. Jangan lagi ditutup-tutupi informasinya. Kayaknya wartawan dan penjabat seolah musuhan. Padahal pejabat dan juga insan pers itu seharusnya bermitra baik,” tukasnya.

Berita Terkait

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terbaru