Mahasiswa Tolak Omnibus Law, Ini Kata DPRD Banyuwangi

- Admin

Selasa, 27 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah mahasiswa kembali melakukan aksi penolakan terhadap Omnibus Law  di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR – D) Kabupaten Banyuwangi.

Para pengunjuk rasa tetap kukuh menolak Omnibus Law dan menuntut pembatalan Undang – Undang tersebut.

Irianto SH perwakilan DPRD setempat kembali menemui perwakilan mahasiswa GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) dan HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) didampingi dua aggota dewan lain mengatakan, bahwa DPRD setempat telah mengirimkan surat ke Presiden Republik Indonesia dan DPR – RI, memohon untuk pembatalan Undang – Undang Cipta Kerja.

Baca Juga:  Dua Budak Narkoba Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Rungkut

Surat tindak lanjut dari aspirasi Cipayung Tanggal 23 Oktober 2020 yang ditandatangani Michael Edy Hariyanto Wakil Ketua DPRD Banyuwangi itupun dibacakan dihadapan perwakilan mahasiswa tersebut.

“Pihak dewan menerima dengan baik penyampaian aspirasi ini. Perwakailan mahasiswa juga merasa senang dan tidak bertindak anarkis. Bukti surat resmi dari DPRD Banyuwangi sudah ada, dan perwakilan mahasiswa juga sudah mendapatkan. Sedangkan untuk pengiriman ke presiden dan pimpinan DPR RI merupakan kewenangan sekretariat dewan,” jelas Irianto SH.

Dari pembacaan surat itu, Dana Wijaya perwakilan GMNI dan Untung Apriliyanto perwakilan HMI memberikan apresiasi atas komitmen dewan dalam menerima aspirasi para demonstran.

Baca Juga:  Kapolresta Banyuwangi Jalin Silaturahmi Bareng Asosiasi Kepala Desa

“Kami akan menindak lanjuti dengan mengirimkan surat ke pusat sebagai lanjutan aksi supaya semua mengetahui bahwa kami tidak main – main dalam aksi menuntut pembatalan Omnimbuslaw,” jelasnya.

Sementara itu, Dana Wijaya mengatakan untuk mendapatkan surat dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kelompok.Cipayung akan berkirim surat resmi. Jika ada kesempatan mereka juga akan mengadakan audensi dengan Pemkab.

”Apabila tidak ada respon positif kami akan menggelar aksi demonstrasi ke Pemkab Banyuwangi karena dalam aksi menuntut pembatalan UU Omnibus Law kami menginginkan surat dari Pemkab dan DPRD Banyuwangi,” pungkas Dana.

Baca Juga:  Sembulung Banyuwangi Imbau Penonton Liga Santri Patuhi Prokes

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru