Nelayan Sumenep Hilang, Perahunya ‘Pulang’ Sendiri

- Admin

Rabu, 16 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Abd Azis (42) warga Dusun Lobuk RT/RW 10/02 Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep dikabarkan hilang sejak, Selasa (15/09).

Sekitar jam pukul 04.30 WIB, Abd Azis, pamit kepada istrinya Trik Yani (39) untuk pergi menangkap rajungan dan membawa bekal seadanya dengan menggunakan /perahu miliknya warna biru dongker.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa ABD Azis sampai saat ini belum pulang dan belum di etahui keberadaannya.

“Keluarganya beserta warga Desa Lobuk berupanya untuk mencari info tentang keberadaan korban tersebut,” terangnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Lahir Pancasila, Wabup Sumenep Minta Semua Kalangan Perkuat Persatuan

Sekitar jam 08.10 Wib pihak keluarga mendapatkan informasi dari sepupunya bahwa ada perahu tanpa awak yang diduga milik ABD Azis di perairan Jumiang Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.

“Pihak keluarga memastikan informasi tersebut dan benar bahwa perahu tersebut milik ABD Aziz yang saat itu dipakai untuk menangkap ikan,” imbuhnya.

Namun sayangnya korban tidak ditemukan di perahu tersebut, kemudian perahu dibawa pulang oleh saudaranya Sunarto dan Hasanudin ke Lobuk.

Alat tangkap ikan berupa sarkak dan jaring tidak ada milik korban tidak ada di perahu.

Baca Juga:  Pasien Sembuh Covid-19 di Sumenep Bertambah Menjadi 27 Orang

“Sampai saat ini korban belum ditemukan menurut keterangan kakak korban Hasanudin pada saat menemukan perahu dan melihat kondisi perahu, korban diduga terjatuh terpeleset pada saat menurunkan jaring sehingga korban terbawa arus bersama jaring mengingat korban juga tidak bisa berenang,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru