Diduga Kurang Konsentrasi, Bus Sabar Indah Seruduk Innova dan Fortuner

- Admin

Rabu, 16 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Sopir diduga kurang konsentrasi dalam berlalu lintas, Bus Sabar Indah berpelat nomor L-7910-UH menabrak kendaraan di depannya saat melakukan antrian transaksi di di GT Kejapanan, (Tol Gempol arah Sidoarjo) Selasa (15/9) sekitar pukul 15:15 Wib.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rahkmanto menyatakan bahwa, awal mulanya, kendaraan Furtuner sedang berhenti untuk melakukan transaksi di GT Kejapanan, tepatnya di Gerbang Tol.

Kemudian, di belakang mobil Fortuner, terdapat kendaraan Toyota Innova, yang melakukan antrian juga, untuk transaksi di gerbang Tol. Setelah itu, beberapa saat, ada kendaraan Bus Sabar Indah, menabrak dari belakang sehingga terjadi laka beruntun.

Baca Juga:  Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

“Kendaraannya yaitu, Bus sabar Indah, Innova dan Fortuner,” ucap Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rahkmanto.

Toyota Fortuner tersebut berpelat nomor, L- 1595 -DM. Dan Toyota Innova berpelat nomor W- 1097 -R2 dikemudikan oleh Fawait (27) alamat Wonokusumo, Surabaya, dan Bus Sabar Indah berpelat nomor L- 7910 -UH, dikemudikan oleh Suhartanto (46) warga Mayangan, Probolinggo.

“Terjadinya kecalakaan tersebut, diduga sopir Bus Sabar Indah kurang antisipasi dan kurang pemeriksaan kondisi kendaraan bus, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Truk Tractor Mengalami 'Petaka' di Perak Surabaya

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru