Bidan Desa Jarang di Tempat, Warga Banjar Tabulu Camplong Mengeluh

- Admin

Kamis, 23 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Warga Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, mengeluhkan prilaku oknum Bidan Desa (Bides) yang bertugas di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) desa setempat sering tidak berada ditempat, padahal Ponkesdes tersebut merupakan tempat pertolongan pertama ketika ada warga yang sakit.

Seperti yang dikeluhkan oleh Zaini salah satu warga Dusun Barat Sungai, Desa Banjar Tabulu. Menurutnya, selama ini bidan yang ditugaskan di Desa itu tak pernah ada di tempat, sehingga masyarakat jadi kesulitan jika membutuhkan pertolongan bidan.

“Jarang di sini, tak pernah ada di tempat. Kadang kami telepon jarang juga datang padahal masyarakat di sini membutuhkan kesiapan bidan yang bisa 24 jam berada di sini. Jadi bingung kami, mau ke bidan, bidannya gak ada,” keluhnya.

Baca Juga:  Puskesmas Tanjung Sampang Lakukan Rapid Test Terhadap Pegawai, Ini Hasilnya

Menurut Zaini, karena sering menghilangnya bidan desa didesa, banyak warga yang melakukan pemeriksaan kesehatannya baik ibu hamil maupun warga berobat ke bidan desa yang ada di desa tetangga.

“Bidan desa itu kan digaji untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu-ibu yang tengah mengandung. Terus terang, banyak keluhan warga disini yang menyatakan Bidan Desa selalu tidak pernah ada di tempat,” ungkapnya.

Terhadap hal tersebut, Zaini berharap Pemerintah Kabupaten Sampang memberi tindakan tegas atas sikap oknum Bides tersebut. Hal ini agar tidak seenaknya lagi menjalankan tugas ditengah masyarakat.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Apresiasi Capaian Desa Kedungsumber dalam Penilaian Desa Antikorupsi

“Kalau begini terus caranya, kami minta ganti saja. Dari pada ia bertugas seenaknya saja dan sering tidak bisa melayani warga yang ingin berobat,” pungkasnya.

Terpisah, Raudhatul Jannah Bidan Desa Banjar Tabulu saat dikonfirmasi melalui asisten Polindes desa setempat Musdalifah mengatakan bahwa, tupoksi bidan itu hanya bisa melayani kesehatan ibu dan anak.

“Jadi, untuk pasien umum itu kan bukan tugas kami. Orang disini kan tidak mengerti, orang gila aja dibawa kesini (Ponkesdes, red),” kata Musdalifah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Agus Mulyadi dikonfirmasi melalui Kasie KGM Dinkes dr Lusi akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap oknum bides tersebut untuk mengkonfirmasi terhadap keluhan masyarakat tersebut.

Baca Juga:  Jadwal Audiensi Kembali Ditunda, Jaringan Kawal Demokrasi Sebut Bawaslu Sampang Plin Plan

“Maksih atas infonya, semua informasi akan kami pelajari dan kami investigasi, semua ini kami lakukan demi perbaikan pelayanan ke masyarakat,” kata Lusi secara singkat.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru