Fokus Pemulihan Ekonomi, Anggaran DD dan ADD Tahun 2021 di Kabupaten Sampang Naik

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kabar gembira bagi 180 desa di Kabupaten Sampang. Pasalnya di tahun 2021 ini, anggaran Dana Desa (DD) termasuk anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) mengalami kenaikan, dimana penggunaannya masih diprioritaskan untuk normalisasi ditengah-tengah pandemi Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, R Chalilurachman dikonfirmasi melalui Kasi Perencanaan dan Pembangunan Desa DPMD, Moh Rudy Susanto membenarkan bahwa anggaran DD dan ADD di Sampang yang dialokasikan Pemerintah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Kenaikan alokasi ini patut kita syukuri. Sebab, selain untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan desa, juga untuk mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini,” kata Rudy saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Jumat (29/01/2021).

Menurutnya, selain terdapat peningkatan dalam pagu anggarannya, fokus pemanfaatan DD tahun ini mulai bergeser dari sebelumnya yang banyak digunakan untuk pembangunan fisik, sekarang akan lebih fokus pada pemulihan ekonomi secara nasional sesuai kewenangan skala desa di Kabupaten Sampang.

“Dana desa 2021 diminta lebih dioptimalkan untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan kewenangan desa, salah satunya melalui program BLT dana desa yang masih akan dilanjutkan hingga 12 bulan ke depan,” imbuhnya.

Rudy menjelaskan sesuai dengan instruksi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No 13/2020, ada tiga sasaran untuk kegiatan dana desa di 2021. Diantaranya, untuk normalisasi ditengah-tengah bencana Covid-19.

“Selain untuk lanjutan penyaluran BLT dana desa, juga digunakan dua program lain yakni pengembangan BUMDes dan sumber daya manusia. Jadi, program yang dilakukan di desa dengan menggunakan dana desa, harus bisa secara menyeluruh dirasakan oleh seluruh masyarakat desa,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya peningkatan Dana Desa akan lebih meningkatkan perekonomian di Desa yang saat ini masih menghadapi wabah Covid-19 yang belum jelas sampai kapan akan berakhir.

“Kami berharap Desa tetap jalan perekonomiannya dengan adanya pembangunan desa serta adanya anggaran yang diperuntukkan untuk bantuan Covid-19,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung soal pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021. Menurutnya, akselerasi pemulihan ekonomi itu bisa tercapai, salah satunya jika pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Maka kemudian kita harus memiliki kesadaran yang sama untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kalau itu bisa dilakukan, insyaAllah di tahun ini ekonomi kita akan tumbuh sebagaimana yang kita harapkan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Peduli Keselamatan Pengendara, Warga Desa Prajjan dan Tambaan Camplong Sampang Gotong Royong Tambal Jalan Berlubang

Leave a Reply