Duet Ideal, Pasangan Do’A Didukung Sejumlah Kiai dan 14 PAC PPP Sumenep

- Admin

Jumat, 3 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur dijadwalkan bakal digelar Desember 2020.

Duet Donny M Siradj – KH Moh Ali Fikri (Do’A) sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, mendapatkan dukungan dari kalangan kiai-kiai dari berbagai Pondok Pesantren di Sumenep.

Bahkan, 14 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan dukungan kepada Donny M Sirajd-Ali Fikri, dan bahkan memperoleh dukungan terbanyak dalam Muscab PPP.

Kiai Syafiuddin mengatakan, Do’A saat itu mendapat 14 dukungan dari PAC dan Sekretaris, sisanya Ra Mamak. Itu menunjukkan jika pasangan tersebut merupakan duet ideal. Pengalaman Donny di kancah internasional sangat dibutuhkan untuk dituangkan menjadi kebijakan saat memimpin Sumenep.

Baca Juga:  Mobil Ditarik Leasing, Warga Jombang Lapor Polda Jatim

“Namun siapa pun yang direkom, diputuskan oleh partai kami tetap akan mengikutinya. Besar harapan kami kepada DPP PPP untuk memperjelas arah rekom partai berlambang ka’bah ini. Sehingga, bisa segera merapatkan Shaf Politik untuk memenangkan calon yang diusung PPP,” terangnya.

Dia menjelaskan, pasangan Do’A mendapatkan dukungan dari kalangan kiai kiai dari berbagai Pondok Pesantren di Sumenep. Seperti Ponpes Sumber Mas Rombiyah, Ponpes Al Bustan Banyugiri, Ponpes Darut Tauhid, Ponpes Darul Ulum, Ponpes Nurus Saadah dan 21 ponpes lainnya.

Baca Juga:  Usut Kekerasan pada Wartawan, Polda Jatim Bentuk Tim Khusus

“Para pengasuh Ponpes itu, memberikan dukungan kepada pasangan tersebut,” katanya.

Namun, apapun keputusan DPP PPP tetap akan diikuti. keputusan berupa rekom turun, menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menentukan arah konsolidasi maupun koalisi dengan parpol lain.

“Terkait rekom partai itu, saya sebagai kader partai juga ingin agar rekom itu cepat diturunkan. Karena ini kan bisa mempercepat langkah konsolidasi terhadap kader siapa yang diusung dan siapa yang di rekomendasikan,” tegasnya.

Berita Terkait

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru