DPO Kasus Pemalsuan SPJ Dana Desa Masih Keliaran, Warga Banjar Talela Datangi Polres Sampang

- Admin

Selasa, 16 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Belasan warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang mendatangi Mapolres setempat untuk melakukan audensi, Selasa (16/06/2020). Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta Keadilan (AMPK) itu tiba di Mapolres sekitar pukul 09.30 WIB.

Pantauan suarabangsa.co.id dilapangan, kedatangan mereka diterima langsung oleh Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro yang didampingi Kasat Reskrim AKP Riki Donaire Piliang serta Kasat Intelkam AKP Dani Parijono. Warga pun diajak berdialog.

Dihadapan Didit, warga mempertanyakan keseriusan polisi dalam menangkap tersangka Ahmad Zaini (AZ) yang sudah ditetapkan sebagai DPO kasus dugaan pemalsuan stempel dan tanda tangan dalam laporan pertanggungjawaban (SPj) realisasi Dana Desa tahun 2018.

Ditemui usai pertemuan itu, H Urip juru bicara AMPK sekaligus tokoh pemuda di Desa Banjar Talela mengungkapkan bahwa, pertemuan itu selain ajang silaturahmi juga mempertanyakan kelanjutan proses hukum mantan Kades Banjar Talela yang sudah lama menyandang status DPO.

Baca Juga:  Heboh! Kabarnya Mantan Kades di Sampang di Jemput Paksa Oleh KPK?

“Ya, tujuan kami ke sini hanya ingin memberikan support kepada pihak kepolisian agar lebih serius lagi dalam melakukan penangkapan terhadap DPO mantan kades yang sampai saat ini masih menjadi buron,” kata Urip saat ditemui wartawan.

Urip juga mempertanyakan pihak kepolisian apa yang menjadi penyebab dan kendala belum tertangkapnya DPO ZA. “Kenapa DPO tersebut sampai saat ini belum tertangkap, apa kendalanya dan kira-kira butuh waktu berapa lama,” tanyanya.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong dan memberikan dukungan penuh sebagai masyarakat kepada Polres Sampang khususnya Sat Reskrim untuk terus bekerja seprofesional mungkin.

Baca Juga:  Mudik Dilarang, Tempat Wisata di Kabupaten Sampang Boleh Buka

“Masyarakat mendukung Polres, masyarakat bersama Polres. Kami menghargai proses hukum dan tidak mau terkesan mengintervensi, tapi faktanya memang si buronan ini masih belum ditangkap,” tegasnya.

Urip berjanji, jika dalam waktu dekat buronan  tersebut tidak berhasil ditangkap, pihaknya akan kembali mendatangi Polres Sampang, dalam jumlah yang lebih banyak.

“Ini hanya perwakilan dari tiap dusun, kami berikan kesempatan kepada pihak Kepolisian untuk segera menangkap buronan ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro saat menemui warga menyampaikan, pihaknya berjanji akan segera mengamankan AZ yang saat ini masih melarikan diri dan berstatus DPO. Namun dirinya meminta masyarakat tetap tenang karena penanganan kasus tersebut dalam tahap penyidikan.

Baca Juga:  Pick Up Bermuatan Ikan, Terguling di Tengah Tol Sidoarjo-Porong

“Mohon doa dan dukungannya dalam waktu dekat mudah-mudahan bisa segera ditangkap, kasusnya tidak berhenti karena sampai saat ini pencarian terus dilakukan, kami minta masyarakat tenang. Kami juga minta tolong kerjasamanya para tokoh masyarakat apabila ada yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan mohon melapor kepada kepolisian,” ungkap Didit.

Sebelumnya, Didit juga menyatakan bahwa penyidik berkali-kali melayangkan surat panggilan terhadap AZ yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dalam pemanggilan itu AZ diminta hadir untuk diperiksa sebagai saksi. Namun yang bersangkutan berubah statusnya dari saksi menjadi tersangka. Hingga kini, AZ tidak mengindahkan pemanggilan polisi.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB