Warga Camplong Geger, Seorang Musafir Tirakat Jalan Ditemukan Tewas di Gardu

- Admin

Kamis, 22 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sesosok mayat laki-laki ditemukan meninggal dunia di sebuah gardu di Dusun Lengser, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Ia merupakan musafir atau seorang pengembara yang sudah sekitar 15 hari tinggal di gardu tersebut dalam keadaan sakit.

Informasi yang diperoleh suarabangsa.co.id, laki-laki tanpa identitas itu diketahui meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB. Almarhum meninggalkan barang berupa dua buah tas serta tongkat.

Kini, jenazah korban berada di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Sampang. Hingga saat ini belum ada keluarga korban yang menjemput mayat Mr X tersebut.

Baca Juga:  Pilkades Serentak 2021 di Sampang Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Salah satu perawat Puskesmas Camplong, Zaini, mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya diharapkan datang ke kamar mayat RSUD dr Mohammad Zyn untuk memerikasa mayat tersebut.

“Korban memiliki ciri-ciri rambut lurus sebagian uban, berat badan 45 kg, tinggi badan 155 dan warna kulit cokelat,” ucapnya secara singkat.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Camplong Ipda Achmad Saprawi membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia meyakini penyebab kematiannya karena sakit.

“Almarhum adalah musafir yang sudah 15 hari berada di TKP. Informasi warga, almarhum ditemukan meninggal di gardu,” kata Saprawi saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Baca Juga:  Awasi Peredaran Pupuk Bersubsidi, Dinas Pertanian Sampang Gelar Rakor Bersama Tim KP3

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB