Pegawai PT Telkom Sumenep Meninggal di Pinggir Jalan Saat Bersama Istrinya

- Admin

Jumat, 1 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kejadian menghebohkan, seorang pria meninggal dunia setelah mengeluarkan darah dari mulutnya di tepi jalan depan rumah warga Tanjung Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep saat bersama istrinya, Jum’at (01/05) sekitar pukul 17:00 WIB.

Diketahui pria yang merupakan karyawan swasta PT. Telkom Infra Area Sumenep adalah Imam Tohid (52) merupakan warga Kupang, Gunung Barat, Gang 9/25 Rt. 02 Rw. 09 Kelurahan Putat Jaya, Sawahan, Kota Surabaya.

Kejadian yang menimpa korban saat bersama istrinya Wainarti (30) yang sama-sama warga kota Surabaya itu diketahui Pasutri tersebut berdomisili mengontrak di Dusun Karang Panasan, Desa Pabian, Sumenep.

Baca Juga:  Etika Pejabat Publik, Memahami Batas Ucapan dan Konsekuensi Hukum di Ruang Sidang

Adapun keterangan dari Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S menjelaskan, bahwa Wainarti bersama korban atau suaminya, baru pulang dari selesai bekerja mengecek Tower Telkomsel di Dusun Tanjung, Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, Sumenep, yang saat itu keudanya mengendarai mobil Suzuki pick up, warna hitam dengan Nopol L 9501 VU.

“Setelah perjalanan sampai di TKP korban berhenti turun dari mobil, lalu batuk-batuk dan muntah darah, tidak lama kemudian korban lalu tergeletak di pinggir jalan raya Tanjung hingga tidak sadarkan diri,” jelas Widiarti.

Baca Juga:  Bantu Penanganan Covid 19 di Papua, Kapolri Serahkan Oksigen Generator

Menurut keterangan isteri korban, bahwa suaminya memang sudah lama menderita sakit paru-paru, sekitaran kurang lebih sudah lima tahunan, dan juga sering mengalami muntah-muntah darah sebelumnya.

“Selanjutnya Korban bersama Istrinya mendapat pertolongan dengan dibawa ke RSUD Moh. Anwar Sumenep yang diduga korban telah meninggal dunia,” sambung Widiarti.

Diketahui bahwa korban bekerja di Sumenep sudah sekitat dua tahun terakhir, dan korban tidak pernah pulang kampung. Maka atas kejadian tersebut, istri korban dapat menerima kejadian musibah tersebut, karena sakit yang dideritanya dan tidak ada unsur kekerasan.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Lepas Keberangkatan 220 Jamaah Umroh

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan visum terhadap jenazah korban,” pungkas Widi.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Kamis, 24 September 2026 - 00:35 WIB

Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 00:07 WIB

Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Berita Terbaru