Sempat Mengeluh Tak Enak Badan, Seorang Kepala Sekolah di Sampang Tewas Tak Jauh Dari Kantornya

- Admin

Rabu, 14 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Argo (56) setiap hari menjalani tugas negara sebagai kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tamberu Daya 3, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Setiap hari, ia selalu menempuh perjalanan dari rumahnya di Desa Dempoh, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Nah, Rabu (14/10/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, merupakan akhir perjalanan Argo mengemban tugas negara sekaligus mencari nafkah untuk keluarganya.

Sosok kepala sekolah yang dikenal ramah dan rajin itu, dijemput ajal ketika dalam perjalanan pulang. Argo terjatuh dari sepeda motor yang dinaikinya. Korban yang masih mengenakan seragam dinas itu meninggal dunia tidak jauh dari tempat kerjanya, sekitar kurang lebih 50 cm dari gerbang sekolah.

Baca Juga:  Pendaftaran Paslon Pilkada 2024 Resmi Ditutup, Pilbup Sampang Dipastikan Head to Head

Kapolsek Sokobanah AKP Engkos Sarkoni saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id mengatakan bahwa sebelumnya, almarhum memang dikenal memiliki penyakit. Dua hari sebelum meninggal dunia, almarhum Argo tidak masuk kerja karena sakit darah tinggi.

“Berhubung ada dokumen yang harus ditandatangani. Jadi, almarhum memaksakan diri masuk sekolah tanpa ada yang mengantarkannya,” kata Engkos.

Setelah proses tandatangan dokumen itu selesai, lanjut Engkos, ada salah satu rekan guru yang menawarkan diri untuk mengantarkan pulang.

“Namun, almarhum ini tidak mau, dijalan tiba tiba jatuh dan akhirnya meninggal dunia,” tandasnya.

Baca Juga:  Pulang Kampung, Ratusan Santri Sidogiri Diperiksa di Posko Penanganan Covid 19 Sampang

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Kamis, 24 September 2026 - 00:35 WIB

Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 00:07 WIB

Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Berita Terbaru