Puskesmas Tanjung Sampang Lakukan Rapid Test Terhadap Pegawai, Ini Hasilnya

- Admin

Selasa, 14 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Tenaga medis di Puskesmas Tanjung melakukan rapid test, dikarenakan ada salah satu petugas medis asal Kabupaten Pamekasan positif Covid_ 19.

Setelah dilakukan rapid test, puluhan tim medis Puskesmas Tanjung negatif setelah melakukan rapid test, namun sebanyak 30 tim medis tersebut sudah melakukan karantina mandiri.

Ketua Klaster Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Sampang, Asrul Sani mengatakan, bahwa warga Kabupaten Pamekasan yang positif Covid-19 tersebut sempat memasuki tempat kerjanya yakni, Puskesmas Tanjung.

Sehingga pada saat melakukan rapid test, setelah Satgas Covid-19 Sampang melakukan tracing, diketahui terdapat 20 tenaga kesehatan sudah melakukan kontak langsung.

Baca Juga:  ODR dan ODP Virus Corona di Sampang Semakin Bertambah

“Dengan peristiwa tersebut, Puskesmas Tanjung sementara akan dilakukan lockdown, namun untuk pelayanan di desa akan tetap berjalan sebagaimana biasanya, karena yang melakukan kontak langsung yang berada di puskesmas,” ungkapnya.

Asrul juga mengatakan bahwa hasil rapid tes tidak sepenuhnya akurat karena tingkat keakuratannya hanya sekitar 51 sampai 60 persen.

Berita Terkait

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Berita Terbaru