Tim Kewaspadaan Virus Covid-19 Sumenep Ungkap Cara Penanganan Pasien Terjangkit Corona

- Admin

Selasa, 17 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar Sumenep akhirnya angkat bicara terkait merebaknya Virus Covid-19 beberapa hari terakhir di Indonesia, pihak RSUD Moh. Anwar melakukan Press Conference, Selasa (17/03) pukul 11:00 WIB.

Tim Kewaspadaan Virus Covid-19 RSUD Moh. Anwar Sumenep dr. Andri Dwi Wahyudi membeberkan tentang gejala Virus Covid-19 yang sebenarnya.

Menurutnya pasien dengan gejala Virus Corona dimulai dari batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak nafas.

“Kalau orang dalam pemantauan yaitu dengan keluhan, batuk pilek, nyeri tenggorokan, suara sesak, demam, tapi belum sesak nafas,” ujarnya.

Baca Juga:  Lagi, Seorang Remaja di Sumenep Terkonfirmasi Positif Covid-19

Berbeda dengan orang yang sudah dalam pengawasan, imbuh Andri. Kalau sudah dalam pengawasan menurutnya gejala awal sama dengan yang pertama, akan tetapi masih butuh hasil lab tenggorokan dan hasil rontgen di bagian paru-paru, apa ada peradangan atau tidak.

“Akan tetapi, tidak semua pasien dengan gejala tersebut dikategorikan sebagai pasien Covid-19, sebab Corona tidak hanya diartikan sebagai Covid-19, tapi masih ada famili Corona-corona yang lain,” imbuhnya.

Menurutnya, jika sudah ada pasien dalam kategori pengawasan, maka kami harus rujuk ke Rumah Sakit yang ditunjuk, dan rumah sakit kita saat ini tidak ditunjuk untuk menangani kasus tersebut.

Baca Juga:  Mesin Pengering Batok Kelapa Pabrik PT Coco Panda Charcoal Terbakar

“Kakau sudah Orang Dalam Pemantauan (ODP) maka akan dilakukan pemantauan selama 14 hari dan itu dinas terkait yang melakukan, dan ada kartunya,” tutupnya.

Untuk pasien IDP dan yang akan di rujuk ke rumah sakit yang dituju, maka pihaknya hanya melakukan foto rontgen dan dapat dipastikan ada peradangan di paru-paru pasien.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB