Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, Polda Jatim Periksa Seorang Pendeta

- Admin

Jumat, 6 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, telah memeriksa enam saksi terkait kasus pecabulan anak di bawah umur, yang dilakukan sejak tahun 2005 hingga 2015.,

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra A Ratulangie mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penyidikan terkait kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Kasus ini telah berlangsung sejak tahun 2005 hingga 2015. Diduga dilakukan oleh seorang pendeta, berinisial HL, sedangkan korban, berinisial W,” kata Pitra A Ratulangie, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudi Wisnu Andiko, saat konferensi pers di Lobby Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jum’at (6/3/2020) pukul 17.00 Wib.

Baca Juga:  PT. Tanjung Odi Sumenep Masih Beroperasi di Tengah Pandemi, Bupati Sumenep Perintahkan Lakukan Tes Cepat Semua Karyawan

Adapun dalam pemeriksaan ini, lanjut Pitra, penyidik telah memeriksa enam orang saksi dan terlapor hari ini, dateng ke Polda Jatim. Terlapor saat ini, telah dilakukan pemeriksaan, dan masih selaku saksi.

“Kemungkinan terlapor menjadi tersangkas,” ucap Pitra A Ratulangie, saat Wartawan mempertanyakan kasus tersebut.

“Kami akan analisa, semua Berita acara pemeriksaan saksi dan perkembangan akan kita sampaikan kepada rekan-rekan Wartawan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:07 WIB

Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terbaru