Mucikari Ini Sediakan PSK Cantik, Tarifnya 500 Sekali Kencan

- Admin

Kamis, 30 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seorang yang diduga Muncikari berinisial ER (22) yang diketahui merupakan warga Desa Matanair, Kecamatan Rubaru digelandang Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep, Rabu (29/01) malam.

Mucikari yang diamankan oleh Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata sudah beraksi sebanyak 10 kali.

Selain mucikari, dua perempuan cantik juga diamankan Resmob Satreskrim Polres Sumenep pada pukul 20:00 WIB di sebuah Kamar hotel dengan inisial AN (20) asal Desa Lebak Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dan AA (22) asal Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga:  Simak, Ini Sejumlah Program Bantuan Sosial Yang Disinyalir Akan Berakhir Desember 2020

“Dua PSK tersebut diamankan saat berada di kamar hotel,” jelas Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Deddy Supriadi, S.I.K, M.I.K.

Kapolres menambahkan, setiap PSK dibandrol dengan harga 500 ribu rupiah, dimana dari tiap-tiap PSK si mucikari mendapatkan hasil 100 ribu rupiah.

Selain kelima orang tersebut, petugas kepolisian juga berhasil menemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 1.200.000, satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru tahun 2014 dengan Nopol M 2023 WU, dan satu unit handphone merek Samsung tipe J1 Mini warna putih.

Baca Juga:  Lakukan Inovasi Pembelajaran Jarak Jauh, SMK Al-Karimiyyah Gelar Workshop Aplikasi Teacmint

“Tersangka diancam dengan Pasal 506 atau Pasal 296 KUH Pidana Jo Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru