Pekerja Bangunan di Sumenep Tewas Tersengat Listrik

- Admin

Jumat, 17 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Salah seorang pekerja bangunan saat bekerja di Dusun Ares Tengah Desa Talang Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal, Jumat (17/1/2020) sekira pukul 13,00 WIB.

Korban adalah Wardi alias Oong (28) warga Dusun Tunggal Jati Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep saat itu sedang bekerja di bangunan Milik Suharto alamat Jl. PUD Dusun Ares Tengah Desa Talang.

Korban tersengat aliran listrik yang tercantol kapada besi cor dan meninggal dunia serta mengalami luka bakar di siku sebelah kiri, kaki sebelah kanan dan perut sebelah kiri.

Baca Juga:  Diskominfo Jabarkan Rincian Anggaran Publikasi Media untuk Kegiatan Bupati Sampang

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengatakan bahwa korban sesampainya di TKP petugas melihat korban bernama dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada saat bekerja diatas genting Wardi bersama pekerja lainnya membenahi Nok Siku Genting kemudian Wardi yang berada di atas mengambil adonan semen mengunakan besi cor yang sudah dibengkokkan,” terangnya.

Tanpa disadari ujung besi cor mengenai kabel listrik hingga Wardi tersengat aliran listrik. Saat itu korban bersama pekerja lain yakni yaitu Supardi, Moh. Holiq dan Moh. Widi Supeno.

Baca Juga:  Pergi Mancing, Siswa SMP di Sumenep Terjatuh ke Laut

“Kemudian pekerja lainnya yang bernama Moh. Widi Supeno, Supardi dan Moh. Holiq berusaha menolong namun terpental hingga terjatuh ke bawah di sebelah timur bangunan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru