Bangun Rumah Gembira, Cara Hairul Anwar Berikan Pelayanan Maksimal Bagi Masyarakat Miskin

- Admin

Jumat, 17 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sikap rasa sosial dan empati tinggi Hairul Anwar Direktur PT. Madura Energy Infrastruktur itu langsung respect, setelah dirinya mendengar jeritan anak yatim, warga miskin hingga janda lansia terlantar di Sumenep.

Menurut pengusaha muda yang cukup sukses itu, bahwa menurutnya sudah banyak sahabat, rekan kerja, hingga orang yang kenal dekat dengannya acap kali menyampaikan beberapa hal yang membuat pintu hatinya terketuk, bahwa diberbagai daerah di Kabupaten Sumenep, masih banyak anak, warga miskin yang menjerit kelaparan karena tidak ada yang mengurusi.

“Banyak orang bercerita kepada saya bahwa di daerahnya masih ada warga dan anak yang miskin terlantar butuh perhatian dari semua kalangan, termasuk pemerintah,” kata Hairul kepada media ini, Kamis (16/04).

Baca Juga:  Kapolri: Buku Bhayangkara Sejati Mengabdi Tanpa Henti Jadi Renungan Polri Agar Lebih Baik

Pria yang juga akhir-akhir ini digadang-gadang bakal ikut nyalon sebagai Wakil Bupati Sumenep itu mempertanyakan eksistensi pemerintah saat ini, pun juga mempertanyakan sikap empati pemerintah dalam melihat warganya yang masih menjerit membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. Mereka (pemerintah, red) justru enak tidur dan makan di ruangan ber AC, sementara tidak sedikit di luar sana, justru rakyatnya menjerit kelaparan.

“Sebelum dilantik sebagai Pemimpin, baik Bupati atau Wakil Bupati Meraka bersumpah untuk melayani semua rakyatnya. Namun ketika ada rakyatnya waktu tengah malam menjerit kemana pempimpinku, ini saya lagi kelaparan. Jika jeritan itu tidak didengar apakah itu bukan dosa besar selaku pemimpin?,” ungkapnya.

Dengan sebab itu, Hairul Anwar dalam mengatasi para anak, warga miskin dan janda lansia hingga tuna netra tidak cukup hanya dengan bantuan sembako atau dibangunkan rumah, yang hal tersebut belum bisa dipastikan dapat mengatasi permasalah yang mereka derita selama ini.

Baca Juga:  Beredar Telegram Kapolri, Kapolres Sampang Diganti

“Percuma semua bantuan itu jika tidak ada yang mengurusi,” katanya.

Seharusnya pemerintah saat ini wajib berfikir keras dan juga responsif dengan kenyataan di bawah. Namun, menurut Hairul, jika dirinya ditakdirkan sebagai pemimpin di Kabupaten Sumenep, maka akan ada banyak hal yang akan dilakukannya dalam memberikan pelayanan dan responsif terhadap masyarakat bawah, dan juga dirinya bakal membangunkan rumah khusus yang akan mengurusi semua kebutuhan anak, warga miskin hingga janda lansia itu agar tercukupi serta sesuai harapan mereka.

“Kami akan bangun sebuah rumah dengan nama Rumah Gembira. Jadi di rumah itu akan dilengkapi fasilitas lengkap, seperti TV, tempat bermain, tempat bersua gembira dan fasilitas lainnya. Sehingga anak-anak dan warga miskin bisa bercengkrama sesamanya dan bisa hidup seperti kehidupan masyarakat lainnya,” ungkapnya pula.

Baca Juga:  Asta Gurang Garing, Salah Satu Wisata Religi Sumenep yang Padat Peziarah

Selain itu pula, lanjut Hairul menjelaskan beberapa pelayanan yang akan ada di Rumah Gembira tersebut, di Rumah Gembira itu akan disiapkan pengurus rumah, seperti Beby Siter atau pelayan untuk mengurusi anak-anak dan warga miskin di rumah yang ada di Rumah Gembira nantinya.

“Dengan begitu ini juga akan mengurangi pegngguran. Lulusan perawat dan sarjana kita di Sumenep ini banyak kan, dari itu mereka ini bisa kita tempatkan di Rumah Gembira ini,” tandasnya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru