Tidak Kuat Digoyang Kuli Bangunan, Seorang PSK Berakhir Tewas

- Admin

Selasa, 15 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, SUARABANGSA.co.id – Tidak kuat menahan genjotan kuli bangunan,  Pekerja Seks Komersil (PSK) berakhir dengan meregang nyawa.

PSK yang menjajakan diri melalui media sosial alias online yang berinisial OS (28) itu berakhir di tangan kuli bangunan bernama Ridwan Solihin (28).

Awalnya, pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial Facebook, dan membuat janji untuk berkencan. Setelah harga disepakati, keduanya bertemu di sebuah kamar hotel nomor 211 di Karawang.

Kemudian keduanya berkencan di sebuah hotel tersebut. Epesnya korban menurut pelaku tidak mampu atau tidak ingin melayani tersangka berlama-lama.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Pamekasan Masih Buru Pelaku Pengeboman Rumah Ketua KPPS

Karena merasa pelaku belum puas, sehingga cekcokpun terjadi antara keduanya. Pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban sehingga pelaku menganiaya korban hingga tewas.

“Tersangka pelaku pembunuhan kami tangkap di wilayah Bekasi, tempat pelaku bekerja di salah satu proyek sebagai kuli. Saat ditangkap tersangka ini tidak memberikan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Berdasarkan keterangan sementara motif tersangka membunuh karena marah terhadap korban yang tidak mau menuruti permintaannya,” terang Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah, seperti dikutif dari Sindonews.com, Selasa (15/10).

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Lantik Dua Kades PAW

Tersangka membunuh korban dengan cara membekap mulut dan hindung korban dengan tangan dan handuk.

“Korban tewas ditempat dan tersangka langsung melarikan diri,” imbuhnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB