Dinsos Probolinggo Dirikan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

- Admin

Minggu, 28 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo mendirikan dapur umum untuk korban banjir di wilayah Kecamatan Dringu, Minggu (28/2).

Dapur umum tersebut ditempatkan di halaman Kantor Kecamatan Dringu.

Dalam sehari, dapur umum ini menyediakan 6000 bungkus nasi yang akan diberikan pada siang dan malam hari masing-masing sebanyak 3000 bungkus.

“Bantuan pasokan makanan ini dibagikan kepada warga terdampak banjir terparah di Desa Kedungdalem sebanyak 1000 bungkus dan Desa Dringu sebanyak 2000 bungkus,” terang Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Achmad Arif.

Baca Juga:  Vaksinasi Pelayan Publik Tahap Dua di Probolinggo Capai 73,1 Persen

Arif menambahkan, pendirian dapur umum ini bertujuan untuk memenuhi pasokan makanan masyarakat korban banjir di Kecamatan Dringu. Nasi bungkus ini disiapkan dan diolah langsung di dapur umum oleh petugas Tagana (Taruna Tanggap Bencana).

“Pasokan makanan ini akan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga terdampak banjir oleh petugas Tagana Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.

Menurut Arif pendirian dapur umum ini dilakukan atas instruksi langsung dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE yang menginginkan agar masyarakat terdampak banjir bisa segera tertangani dengan baik dan jangan sampai merasa kelaparan.

Baca Juga:  Disengat Tawon Vespa saat Evakuasi Sarang, Petugas Damkar Sampang Dilarikan ke Puskesmas

“Setelah ada instruksi dari Ibu Bupati, kami langsung bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum yang tujuannya untuk memenuhi pasokan makanan bagi masyarakat terdampak banjir,” jelasnya.

Lebih lanjut Arif menambahkan dapur umum ini rencananya akan didirikan selama dua hari sampai besok sambil melihat perkembangan terbaru di lokasi banjir.

“Harapan kami, keberadaan dapur umum ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makan para korban banjir yang ada di Kecamatan Dringu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru