Dinsos Probolinggo Dirikan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

- Admin

Minggu, 28 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo mendirikan dapur umum untuk korban banjir di wilayah Kecamatan Dringu, Minggu (28/2).

Dapur umum tersebut ditempatkan di halaman Kantor Kecamatan Dringu.

Dalam sehari, dapur umum ini menyediakan 6000 bungkus nasi yang akan diberikan pada siang dan malam hari masing-masing sebanyak 3000 bungkus.

“Bantuan pasokan makanan ini dibagikan kepada warga terdampak banjir terparah di Desa Kedungdalem sebanyak 1000 bungkus dan Desa Dringu sebanyak 2000 bungkus,” terang Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Achmad Arif.

Baca Juga:  Selama Februari 2022, DBD di Probolinggo Capai 21 Kasus

Arif menambahkan, pendirian dapur umum ini bertujuan untuk memenuhi pasokan makanan masyarakat korban banjir di Kecamatan Dringu. Nasi bungkus ini disiapkan dan diolah langsung di dapur umum oleh petugas Tagana (Taruna Tanggap Bencana).

“Pasokan makanan ini akan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga terdampak banjir oleh petugas Tagana Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.

Menurut Arif pendirian dapur umum ini dilakukan atas instruksi langsung dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE yang menginginkan agar masyarakat terdampak banjir bisa segera tertangani dengan baik dan jangan sampai merasa kelaparan.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Kunjungi Beberapa Gereja di Surabaya

“Setelah ada instruksi dari Ibu Bupati, kami langsung bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum yang tujuannya untuk memenuhi pasokan makanan bagi masyarakat terdampak banjir,” jelasnya.

Lebih lanjut Arif menambahkan dapur umum ini rencananya akan didirikan selama dua hari sampai besok sambil melihat perkembangan terbaru di lokasi banjir.

“Harapan kami, keberadaan dapur umum ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makan para korban banjir yang ada di Kecamatan Dringu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB