Basnaz Probolinggo Serahkan Dana Akselarasi Pendidikan Paket A

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo secara simbolis menyerahkan dana akselerasi pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B dan C semester 3 senilai Rp 258.150.000,-.

“Dana akselerasi pendidikan kesetaraan ini diberikan kepada 6 PKBM dengan jumlah wajib belajar sebanyak 441 Wajib Belajar sesuai dengan kerja sama Baznas Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo,” kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil.

Menurut Muzamil, program akselerasi pendidikan kesetaraan ini bertujuan dalam rangka peningkatan indek pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Dimana indek pendidikan ini Kabupaten Probolinggo sangat rendah.

“PKBM yang ditunjuk ini adalah wilayah desa tertinggal yang perlu mendapatkan perhatian serius. Ingat, wajar ini diikuti 90% dari kalangan mustahiq miskin dan sisanya 10% ekonomi menengah ke bawah. Sehingga di program ini ada dana zakat yang diperuntukkan bagi yang tidak mampu, 10% diambil dari infaq kategori setengah mampu,” jelasnya.

Muzamil menerangkan Baznas terus berupaya membantu Pemerintah Daerah dalam program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo. Faktor yang menjadi penyebab kemiskinan diantaranya pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Salah satu peran yang diambil dalam membantu mengentaskan kemiskinan tersebut dilakukan melalui sektor pendidikan. Sebab sektor pendidikan ini sejalan dengan program dari Baznas Kabupaten Probolinggo dalam membantu Pemerintah Daerah untuk menjadi garda terdepan dalam rangka memberantas kemiskinan,” terangnya.

Lebih lanjut Muzamil menegaskan kalau pendidikan itu tidak bisa dilihat langsung hasilnya. Karena masih butuh waktu agar hasilnya bisa kelihatan. Program ini dilakukan dalam rangka bersama-sama memberantas kemiskinan sebagaimana program dari Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Baznas berupaya untuk membantu dan menunjang program dari Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan penyelesaian pendidikan kesetaraan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Berharap Guru PAUD Juga Memperkuat Pendidikan Karakter

Leave a Reply