Seorang Dokter dan Balita Berusia 3 Tahun di Sumenep Positif Covid-19

- Admin

Rabu, 24 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Jumlah penambahan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep meningkat tajam. Hal itu diketahui dari postingan laman resmi Instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep 24 Juni 2020 pukul 15:00 WIB.

Melalui press conference Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep Rabu 24 Juni 2020, Ferdiansyah Tetrajaya mengkonfirmasi tambahan daftar pasien positif Covid-19 sebanyak 14 orang, sehingga total jumlah kasus baru pasien positif Covid-19 menjadi 51 orang.

“Kali ini adalah penambahan kasus terbanyak selama Covid-19 di Sumenep,” terangnya.

Dijelaskan pula, dari ke 14 pasien positif tersebut, salah satunya adalah karyawan perusahaan swasta di Kabupaten Sumenep, wirausaha, tenaga kesehatan, dokter, bahkan seorang balita berusia 3 tahun.

“Seorang Balita laki-laki berusia 3 tahun terkonfirmasi positif Covid-19 yang berdomisili di Kecamatan Kalianget,” jelasnya.

Pasien nomor 44 itu seorang balita, diterangkan bahwa pada tanggal 5 Juni 2020 pasien dilakukan rapid test  hasil screening di Pelabuhan Kalianget dengan hasil reaktif, dan dilakukan isolasi mandiri. Lalu pada tanggal 11 Juni 2020 dilakukan tes swab di Labkesda Kabupaten Sumenep dan pada tanggal 24 Juni 2020 hari ini dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Ini Butuh Tempat Tinggal

Sementara itu, seorang Dokter di Puskesmas Kecamatan Bluto Sumenep juga dinyatakan positif Covid-19, setelah dilakukan tes swab di Labkesda Kabupaten Sumenep.

“15 Juni 2020 dilakukan rapit tes dan hasilnya non reaktif, tetapi proses pemeriksaan terus berlanjut dan dilakukan swab karena timbul gejalah yang mengarah ke Covid-19, dan ternyata hasilnya positif Covid-19,” lanjut Ferdiansyah, yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep itu.

Selain itu, ke 14 pasien positif baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 diantaranya adalah:

Pasien No. 38
Seorang perempuan berusia 22 tahun, berdomisili di Kecamatan Lenteng yang merupakan karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Baca Juga:  Dewan Kesenian Sumenep Siapkan Pagelaran Seni Hari Santri 2022

Pasien No. 39
Seorang perempuan berusia 37 tahu, berdomisili di Kecamatan Lenteng, merupakan karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Pasien No. 40
Seorang perempuan berusia 27 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, yang berprofesi sebagai seorang Dokter di Puskesmas Bluto.

Pasien No. 41
Seorang perempuan berusia 24 tahun, berdomisili di Kecamatan Batang-Batang, sebagai tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Batang-Batang.

Pasien No. 42
Seorang laki-laki berusia 36 tahun, berdomisili di Kecamatan Kalianget.

Pasien No. 43
Seorang perempuan berusia 30 tahun, berdomisili di Kecamatan Lenteng, karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Pasien No. 44
Seorang balita berusia 3 tahun, berdomisili di Kecamatan Kalianget.

Pasien No. 45
Seorang perempuan berusia 36 tahun, berdomisili di Kecamatan Lenteng, karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Pasien No. 46
Seorang perempuan berusia 39 tahun, berdomisili di Kecamatan Lenteng, karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Baca Juga:  Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah, Bupati: 'di Sumenep Tidak Ada Virus Corona'

Pasien No. 47
Seorang perempuan berusia 33, berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep.

Pasien No. 48
Seorang perempuan berusia 72 tahun, berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep.

Pasien No. 49
Seorang perempuan berusia 33 tahun, berdomisili di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep.

Pasien No. 50
Seorang laki-laki berusia 51 tahun, berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep.

Pasien No. 51
Seorang perempuan berusia 52 tahun, berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, dan diketahui bahwa pasien adalah istri dari pasien nomor 37.

Namun, Ferdiansyah mengimbau kepada masyarakat Sumenep untuk ikut mendukung upaya satuan tugas Covid-19 dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Tetap tenang dan selalu waspada, ikuti informasi yang dapat dipertanggung jawabkan serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru