Jelang Arus Balik Liburan Santri di Sumenep, Bupati Busyro; ‘Semuanya Diundur’

- Admin

Rabu, 27 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kasus positif Covid-19 di Sumenep terus mengalami kenaikan, terhitung sejak awal bulan Ramadhan kemarin, sudah tercatat sebanyak 11 orang terpapar Covid-19 hingga hari ini, Rabu (27/05).

Sebagian sektor ekonomi di Sumenep terpaksa harus dihentikan untuk beroperasi, seperti Bandara hingga tempat-tempat wisata yang ada.

Per hari Rabu 27 Mei 2020 sudah terdapat penambahan 4 kasus baru pasien yang positif Covid-19, sehingga menambah jumlah kasus positif menjadi 11 orang.

“Hari ini nambah lagi 4 orang, 3 dari Kecamatan Kota, dan 1 dari Kecamatan Talango,” jelas Bupati Sumenep melalui siaran pers nya di Posko Pengamanan Covid-19 yang bertempat di Rumah Dinas Bupati Sumenep, Rabu sore tadi.

Baca Juga:  Oknum Agen E-Warung di Sumenep Diduga Langgar Hukum, Dinsos Baru Layangkan SP I

Pihaknya menegaskan, Virus Covid-19 tidak bisa dianggap enteng, mengingat penyebaran hingga dampaknya terhadap kehidupan manusia menjadi perhitungan.

“Virus Covid-19 di Sumenep ini bukan hanya sekedar berita, namun sudah menjadi realita,” ungkapnya.

Disinggung penanganan terhadap arus balik para santri ke pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sumenep, setelah menjalani masa libur panjang lebaran, Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim menjelaskan, semua masa arus balik santri ke pesantren diundur.

“Seperti Annuqayah Guluk-Guluk itu diundur, dan Al-Amin Prenduan itu juga diundur,” tegasnya.

Baca Juga:  Diduga Tekanan Ekonomi, Kakek di Jember Ditemukan Gantung Diri

Tidak hanya pondok pesantren dengan jumlah santrinya yang banyak, menurut Bupati Sumenep, meskipun hanya memiliki puluhan santri dan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, maka diundur.

“Semuanya diundur,” pungkas Bupati.

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru