Cuci Pakaian, Ibu dan Seorang Bocah di Tambelangan Sampang Tewas Terseret Arus

- Admin

Rabu, 27 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Peristiwa na’as dialami Mardiyeh (35) dengan seorang putrinya yang masih berusia 6 tahun. Warga Dusun Dejean Barat, Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang itu ditemukan tewas mengambang di sungai, Rabu (27/05/2020). Korban meninggal saat sedang mencuci pakaian.

Menurut keterangan salah satu warga setempat, Tohir menjelaskan awal mula kejadian, bahwa pada hari Selasa (26/05) sore, Mardiyeh bersama kedua anaknya pergi ke sungai hendak mencuci baju. Namun setelah beberapa saat kemudian, anak pertamanya pamit untuk pulang.

Baca Juga:  Apes Banget, Seorang Kurir J&T di Sampang Ditipu Pakai Uang Palsu Saat COD

“Informasinya, sekitar pukul 17.00 WIB anak pertamanya ini pulang duluan karena mau berangkat jualan,” paparnya saat dihubungi suarabangsa.co.id via WhatsApp.

Namun, kata Tohir, hingga sekitar pukul 20.00 WIB korban tak kunjung pulang. Alhasil, keluarganya pun langsung menyusul ke sungai, dan ternyata hanya menemukan baju yang akan dicuci, sementara korban beserta putrinya tidak ada di lokasi.

“Keluarga berinisiatif menjemput korban, nah setelah sampai di sungai hanya baju cuciannya saja yang ada. Keluarganya pun langsung kaget,” ungkapnya.

Baca Juga:  Beda Pernyataan Humas Polres Sampang dan Ayah Korban yang Tewas Tenggelam di Kolam Renang SWP

Ketika dicari hanya ditemukan cuciannya saja di pinggir sungai. Maka keluarganya pun langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian, dan dugaan awal kedua korban hanyut ke sungai.

“Selanjutnya, warga pun mulai melakukan pencarian dengan cara menyusuri sungai menggunakan peralatan sederhana,” ujarnya.

Kondisi aliran sungai yang cukup deras membuat proses pencarian cukup sulit, hingga dini hari masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan Mardiyeh. Seningga pencarian dilanjutkan keesokan harinya dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai tersebut.

Baca Juga:  Tunjukkan Rasa Empati, PS Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Sampang Bantu Nenek Masirah

“Akhirnya tubuh Mardiyeh ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yang berjarak sekitar 5 kilo meter dari lokasi dimana Mardiyeh mencuci baju,” bebernya.

Selanjutnya, kata Tohir, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dilakukan proses pemakaman.

“Sementara, mayat putrinya masih juga belum ditemukan dan hingga saat ini masih dilakukan proses pencarian,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB