Tunjukkan Rasa Empati, PS Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Sampang Bantu Nenek Masirah

DBHCHT Sumenep

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Masirah (98) warga Dusun Le’nande, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Diusianya yang sudah udzur, Masirah hidup sebatangkara di rumahnya.

Nenek ini hanya bisa pasrah dengan keadaanya saat ini. Hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan dan hanya tetangga kanan kiri yang membantu dan perduli dengannya.

Kehidupan nenek renta inipun sampai ke telinga PS Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Sampang, Aipda Liwail Amri terketuk untuk membantunya.

“Kami dari polres Sampang datang ke rumah nenek Masirah sebagai bentuk wujud kecintaan dan kedekatan Polri kepada masyarakat. Kami membawa sedikit oleh-oleh untuk nenek Masirah,” ungkapnya, Kamis (16/09/2021).

Ia mengimbau kepada warga disekitar rumah nenek Masirah, agar janda tua itu selalu dipantau baik dalam hal makanan sehari-hari maupun kesehatannya. Dirinya khawatir, nenek Masirah sakit disaat tertentu apalagi tengah malam karena hidup sebatang kara.

Baca Juga:  LPM Dialektika Bakal Gelar Acara Bedah Buku Kerrong ka Omba' 

“Apabila di desa terjadi suatu kejadian tindak pidana dan sebagainya, silahkan langsung menghubungi bhabinkamtibmas di desa ini, bisa juga menghubungi polsek terdekat, insya Allah polri akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik,” imbuhnya.

Dirinya mengatakan, aksi yang dilakukannya itu merupakan wujud syukur atas rezeki yang telah Tuhan berikan kepada keluarga kecilnya. Dia juga berharap agar orang-orang yang diberi kelebihan kiranya bisa membantu sesama yang kekurangan.

“Saya ingat pesan bapak Kapolres Sampang kepada anggota, jadilah seorang anggota polri yang baik, yang betul-betul dirasakan keberadaan dan kehadirannya bagi masyarakat serta selalu memberikan manfaat untuk sesama,” ujarnya.

Baca Juga:  Persatuan Wartawan Sampang Berbagi Takjil Berbuka Puasa Untuk Yayasan Anak Yatim dan Lembaga Tahfidz

Selain itu, kata dia, dirinya juga ingat pesan dari kedua orang tuanya, bantulah orang lain yang membutuhkan bantuan, tentunya membantu dalam hal kebaikan, bantu dengan ikhlas, karena semua kebaikan yang dilakukan pasti akan kembali kepada diri sendiri.

“Apabila kita bisa membantu dengan materi, bantulah dengan materi, apabila tidak bisa membantu dengan materi bantulah dengan fikiran, berikan solusi yang terbaik. Apabila tidak bisa membantu dan fikiran, bantulah dengan tenaga yang kita punya,” urainya.

“Apabila tidak bisa membantu dengan tenaga bantulah dengan Doa dan apabila kita tidak bisa melakukan hal itu semua setidaknya kita jangan pernah menghina bahkan mengucilkan orang lain, karena dimata Allah SWT yang dinilai hanya ketaqwaannya,” timpalnya sembari memungkasi.

Baca Juga:  Jemaah Masjid Jamik Sampang Mendadak Meninggal Dunia

Sementara itu, nenek Masirah mengucapkan terima kasih dan merasa senang atas bantuan yang diberikan oleh Aipda Liwail Amri. Bantuan tersebut sangat membantu di masa pandemi ini.

“Saya merasa senang, bahwa Pak Polisi tetap peduli ditengah wabah Covid-19 ini. Terima kasih kami ucapkan semoga berkah selalu,” kata nenek Masirah singkat.

Leave a Reply