Susah Bernapas, Alasan Sejumlah Warga Sampang Enggan Pakai Masker

- Admin

Jumat, 15 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pemerintah menganjurkan semua warga yang sehat dan sakit untuk selalu memakai masker, terutama saat terpaksa harus keluar rumah. Hal ini sebagai upaya pencegahan terhadap virus corona yang penyebarannya makin meluas. Namun, himbauan tersebut nampaknya hanya angin belaka bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Sampang.

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id, warga yang tak mengenakan masker bisa dengan mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan. Alasan warga beragam, mulai dari ribet, tidak terbiasa, tidak nyaman dan susah bernapas, gerah saat pakai masker hingga tak sedikit yang sudah tahu aturan, tapi tetap tidak menggunakan masker.

Baca Juga:  Diduga Kurang Konsentrasi, Seorang Pengendara Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki

Masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenakan masker membuat warga Sampang lainnya merasa kesal. Sebab pemakaian masker tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona atau Covid-19.

“Ya kalau masih ada yang belum pakai masker itu berarti kesadarannya masih kurang. Padahal itu penting, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah itu demi mencegah penularan virus,” ujar Astutik, seorang pengguna jalan saat dibincangi awak media, Jumat (15/05/2020).

Menurutnya, dengan memakai masker, setidaknya bisa mengantisipasi tidak tertular dari orang lain atau tidak menularkan kepada orang lain. Ia berharap pemerintah terus memberi arahan kepada warga yang tidak memakai masker.

Baca Juga:  Jaringan Makin Luas, Bank Sampang Buka Payment Point di RSUD dr Mohammad Zyn

“Virus ini (Covid-19) tidak terlihat, namun sangat mematikan. Siapa saja bisa terpapar, di mana saja dan kapan saja. Untuk itu perlu kita menjaga diri, salah satunya selalu memakai masker apalagi saat di luar rumah,” imbuhnya.

Selain masker, Astutik mengatakan masyarakat tetap harus menjaga hidup sehat dan bersih. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan social distancing.

“Kita semua tentunya sangat prihatin dengan kondisi pandemi covid-19 ini, tapi kita harus bersama-sama optimis untuk bisa melawan virus corona dengan cara selalu mematuhi anjuran pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga:  Pebulutangkis Asal Probolinggo Ini Harumkan Nama Jawa Timur

Ia menambahkan, sangat penting untuk tahu kemudian peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Masyarakat punya andil dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan langkah kecil seperti memakai masker.

“Sekali lagi, mari kita selalu mengikuti anjuran pemerintah perihal perlindungan diri dari paparan virus corona ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru