Jaringan Makin Luas, Bank Sampang Buka Payment Point di RSUD dr Mohammad Zyn

- Admin

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Guna membantu pelayanan administrasi keuangan pegawai, masyarakat maupun keluarga pasien, PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) Sampang, Madura, Jawa Timur, membuka payment point di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id dilokasi, payment point ini berada di loket pendaftaran pasien sebelah kanan rumah sakit tersebut sehingga mencolok dan mudah terlihat oleh setiap pasien atau masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit plat merah itu.

Payment point tersebut rencananya akan dibuka pada Rabu (01/08/2022) mendatang, menyusul penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama RSUD dr Mohammad Zyn dengan Direktur Utama Bank Sampang.

Direktur RSUD dr Mohammad Zyn, dr Agus Akhmadi menyambut baik adanya payment point Bank Sampang tersebut. Ia menyebut sudah selayaknya sesama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Sampang harus saling bersinergi.

Menurut Agus, dengan telah dibukanya payment point Bank Sampang di RSUD dr Mohammad Zyn akan mempermudah akses perbankan khususnya para pegawai rumah sakit.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di SMPN 1 Surabaya

“Kita punya pegawai sekitar 540 orang, kalau mereka mau transfer ke anak atau ke orang tuanya bisa langsung melalui payment point Bank Sampang yang ada di rumah sakit ini,” kata Agus, Rabu (27/07/2022).

Saat ditanya kapan pengoperasian payment point Bank Sampang, Agus Akhmadi merencanakan pada awal bulan Agustus tahun 2022. Sekaligus, kata dia, pihaknya juga akan membuka bangsal khusus stroke unit

“Di rumah sakit Sampang itu sudah ada stroke unit. Jadi, para pasien stroke nantinya akan dilayani secara khusus di ruang sakura dengan dokter khusus dan para perawat yang terlatih,” imbuh Agus Akhmadi.

Dia berharap, kedepan bagi pasien umum yang membayar tunai akan diarahkan langsung pada payment point Bank Sampang. Dengan demikian, pengelolaan arus dana pun dinilai dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

“Nantinya, pasien umum yang bayar tunai, bisa langsung bayar ke payment point Bank Sampang. Lebih aman kan. Saya juga berharap, para pegawai atau keluarga Bank Sampang kalau mau berobat harus ke RSUD dr Moh Zyn. InsyaAllah rumah sakit ini sudah banyak berbenah,” tandas Agus Akhmadi.

Baca Juga:  Warga Mengeluh, Ruas Jalan Manggis Kampung Barisan Sampang Rusak dan Berlubang

Ditempat yang sama, Direktur Utama Bank Sampang, Syaifullah Asyik mengucapkan terima kasih kepada Dirut RSUD dr Mohammad Zyn.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan payment point Bank Sampang dalam rangka membantu pelayanan administrasi keuangan di rumah sakit, yakni untuk memudahkan transaksi perbankan seluruh tenaga medis, dan pasien.

“Artinya, dengan adanya unit pelayanan ini masyarakat atau pasien maupun pegawai rumah sakit yang membutuhkan transaksi perbankan dapat terlayani dengan cepat,” ujar Syaifullah Asyik.

Syaifullah Asyik menegaskan, bahwa saat ini Bank Sampang terus menerus berbenah diri untuk mampu memberikan pelayanan yang maksimal, al dalam bidang teknologi digital.

Pihaknya terus berupaya melakukan inovasi dan terobosan guna merebut hati nasabah. Baik melalui peningkatan pelayanan, penawaran ragam pilihan produk perbankan, kemudahan pemberian fasilitas kredit, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

“Teknologi digital yang dimiliki oleh Bank Sampang InsyaAllah tidak kalah dengan teknologi Bank-bank umum lainnya. Kami terus melakukan perubahan untuk mampu bersaing dalam layanan perbankan,” kata Syaifullah Asyik.

Menurut Syaifullah Asyik, dengan dibukanya payment point Bank Sampang dilokasi rumah sakit ini, semakin memperluas jaringan Bank Sampang dengan total persebaran sebanyak 9 kantor.

“Dengan adanya layanan ini bisa memudahkan akses channel kepada nasabah. Jadi tidak hanya nasabah umum yang diluar saja tetapi juga nasabah yang ada di rumah sakit ini,” tutur Syaifullah Asyik.

Dengan hadirnya outlet ini diharapkan mempermudah para pegawai rumah sakit, para pasien maupun keluarga pasien dalam melakukan beragam transaksi perbankan. Dia pun berharap dengan adanya layanan ini bisa betul-betul dapat memberikan maanfaat.

“Jadi, kita Bank Sampang bisa ikut terlibat didalam perkembangan rumah sakit yang sudah makin baik ini. Kita sama-sama berbenah untuk saling memperkuat dan saling bersinergi yang lebih baik,” pungkas Syaifullah Asyik.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru