Nama Fattah Jasin Cukup Unggul, Tiga Paslon Diprediksi Akan Bertarung Sengit di Pilkada Sumenep

- Admin

Minggu, 19 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah bakal calon dalam pertarungan Pilkada di Sumenep bermunculan dalam pesta demokrasi yang dilaksanakan lima tahunan itu, meskipun waktu pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini terpaksa ditunda hingga Desember nanti.

Berbagai prediksi sudah bermunculan mengenai prihal bakal calon yang akan mengisi daftar pertarungan Pilkada tahun ini di kota keris. Diprediksi, pesta rakyat di tingkat Kabupaten ini sudah ada tiga calon yang siap maju Pilkada di Sumenep yang diusung oleh sejumlah partai politik.

Hingga saat ini, nama Fattah Jasin salah satu yang siap mengisi kursi Pilkada Sumenep sebagai calon, tetap menjadi trend yang utama di bumi Arya Wiraraja ini. Sebab, gerakan kepala Bakorwil Madura sudah hampir massif di Kabupaten Sumenep.

Ditambah lagi, saat ini Fattah Jasin sudah mendapatkan surat tugas dari Partai besutan KH. Abdurrahman Wahid itu yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di mana Fattah Jasin memiliki hak mencari koalisi dan Bacawabup (bakal calon wakil bupati) yang akan mendampingi dirinya di Pilkada Desember mendatang.

Baca Juga:  Dishub Probolinggo Beri Pelatihan APAR Terhadap 55 Petugas

“Nama Fattah Jasin terbilang cukup unggul dan lebih populis dibandingkan yang lainnya pendatang baru di Kota Sumekar,” kata Fadal, aktifis Formatif (Forum Masyarakat Inspiratif).

Menurut Fadal, maklum saja sebab jika melihat sosok Fattah Jasin memang merupakan tokoh yang rajin menyapa masyarakat, bahkan terbilang sering.

Selain itu, sambung dia, bahwa Fattah Jasin juga mempunyai fans, lantaran punya pengalaman di birokrasi.

“Orangnya pintar, juga sederet pengalaman jabatan birokrasi menjadi wajar ketika dikenal dan mendapatkan perhatian Parpol,” ujarnya.

Sehingga, sangat dimungkinkan kalau Fattah Jasin akan mendapatkan rekom partai politik. Tentu saja seperti ketika mendapatkan mandat PKB, meski sebenarnya, PKB bisa mengusung sendiri tanpa koalisi.

“Dari sisi calon Wabupnya, maka Yunus bisa berpeluang, sebab dia dari daerah kepulauan. Tentu saja, memiliki basis yang jelas. Jaya di darat dan juga Kepulauan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dewan Pendidikan Silaturahim dengan Bupati Sumenep

Selain itu, aktifis low profil ini mengungkapkan, selain Fattah Jasin ada juga semisal Shalahuddin Warits atau yang biasa dikenal Ra Mamak. Menurutnya, Ra Mamak dinilai juga punya fans sebagai Cabup yang saat ini memang sudah masuk bursa Bacabup. Sebab, dia mewakili basis kultur yakni dari golongan kyai, karena juga sebagai salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

“Maka, Kyai Muda ini diproyeksi gol mendapat rekomendasi Partai, salah satunya PPP. Sebab, dia memiliki basis dan loyalis yang sangat kuat, utamanya dari sejumlah Alumni Annuqayah. Otomatis, punya peluang besar di Cabup, dan pasti menjadi pertimbangan,” bebernya.

Meskipun hanya saja Kyai yang satu ini masih harus memiliki pendampingnya sebagai wakil yang handal dan memiliki basis pula.

“Jika Koalisi dengan Demokrat, maka Soengkono Sidik bisa berpeluang menjadi Bacawabup,” tuturnya.

Fadal menelisik lebih jauh, seperti juga pasangan yang ketiga adalah Achmad Fauzi yang sudah di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Achmad Fauzi merupakan incumben, karena sedang menjabat sebagai Wabup saat ini. Maka secara otomatis, dia memiliki pengalaman dalam memimpin daerah. Juga selain itu, Fauzi juga sebagai pengusaha sukses yang tentu bisa diperhitungkan oleh pihak lawan nantinya di Pilkada.

Baca Juga:  Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bojonegoro Gelar Lomba Cerdas Cermat

“Sementara pasangan dari kultur dan jelas punya basis. Yakni Nyi Eva atau Dewi Khalifah. Di politik bukan orang baru karena mantan DPRD, dia juga keturunan trah biru sehingga dinilai punya basis dan loyalis dan sangat kuat,” ungkapnya.

Dengan begitu, terang Fadal, pihaknya memastikan pertarungan akan sangat sengit untuk Pilkada tahun ini. Namun, berbagai kemungkinan sebelum penetapan calon oleh KPU bisa terjadi.

“Kalau nama-nama lain itu kan hanya dihembuskan saja. Kalau prediksi kami tiga paslon ini yang akan melenggang, kita lihat saja nanti,” tukasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru