Cegah Covid-19, Gugus Tugas Jatim Bagikan Paket Hand Sanitizer dan Masker di Pasar

- Admin

Jumat, 17 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kegiatan perdagangan di Pasar Keputran menjadi sorotan gugus tugas percepatan dalam penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Jum’at (17/4).

Pasalnya di tengah wabah corona saat ini, kegiatan perdagangan di pasar induk, yang mana merupakan tempat keramaian, namun masih kurang memperhatikan physical distancing serta sebagian besar tanpa masker.

Bahkan pedagang pasar maupun pembeli di Pasar Keputran tidak menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah covid-19. Seperti tidak menggunakan masker, dan tidak menjaga jarak.

Oleh sebab itu secara khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menurunkan Tim untuk melakukan patroli skala besar di pasar, dan sembari sosialisasi serta membagikan masker, vitamin C, dan juga handsanitizer pada para pedagang dan pembeli di Pasar Keputran.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Hadiri Kirab Budaya Pusaka Kyai Andong, Ini Harapannya

Para pedagang juga diingatkan untuk menerapkan physical distancing dalam mengatur lapak-lapak penjualan saat dilakukan kegiatan perdagangan serta tidak lupa pakai masker.

“Ini adalah bagian dari patroli berskala besar yang kita lakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penyebaran covid-19 di Jawa Timur,” ujar Gubernur Khofifah, di Gedung Negara Grahadi.

Dirinya mendapatkan informasi bahwa di pasar-pasar tradisional masih belum maksimal menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah covid-19, maka pihaknya mulai melakukan pembagian masker, handsanitizer dan juga vitamin C di pasar secara bertahap.

Tim Gugus Tugas melakukan patroli berskala besar di titik keramaian dengan sasaran pasar mulai Kamis (16/4) malam.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Tanam Ribuan Bakau dan Lepaskan Benih Kepeting

“Selain Pasar Induk Keputran, sejumlah pasar trandisional lain di Jatim juga akan menjadi sasaran,” ucap Gubenur Jatim.

Menurutnya, selain bagi-bagi alat perlindungan diri dalam melawan covid-19, di Pasar Keputran juga dilakukan evaluasi.

Misalnya harus ada wastafel-wastafel yang memberikan akses bagi para penjual maupun pembeli untuk mencuci tangan.

“Sebab saat ini yang paling penting dan aman di tengah pandemi adalah melakukan pencegahan,” tegas Gubenur Jawa Timur.

Selain itu, masih kata dia, pihaknya juga tengah mencocokkan apakah memungkinkan jika aktivitas perdagangan di pasar-pasar di Jatim bisa menerapkan sistem belanja sayuran online lebih banyak lagi.

Baca Juga:  Darurat Covid 19, Wakapolres Sampang Sisir Tempat-tempat Hiburan

“Karena sebenarnya ada daerah yang sudah menerapkan, seperti di Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang dan Jember,” ungkap Gubernur Jawa Timur.

Menurutnya, sistem ini akan mengurangi interaksi langsung antara penjual dan pembeli tetapi transaksi jual beli tetap berjalan.

Pada patroli berskala besar di Pasar Keputran, ada sekitar 300 paket masker, hand sanitizer dan juga vitamin C yang dibagikan ke pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Keputran.

“Selain itu Pemprov tengah berupaya untuk berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan kemudahan akses pengunjung pasar pada tempat cuci tangan atau wastafel dalam jumlah lebih banyak,” pungkas Gubernur Jawa Timur.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB