Diduga Dukun Santet, Rumah Warga Lenteng Digeruduk

- Admin

Kamis, 16 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Tim Resmob beserta Tim Jokotole Polres Sumenep berhasil mengamankan dua orang pelaku anarkis di salah satu rumah warga Kecamatan Lenteng Sumenep, Selasa (14/04).

Kedua tersangka atas nama Ach. Sunjoto (38) beserta temannya Moh. Ali Mukti (32) yang sama-sama warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, melakukan tindakan anarkis di rumah H. Misju di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Senin (13/04) sekitar pukul 18:20 WIB.

Motif dari aksi yang dilakukan tersangka Sunjoto dan Ali, bahwa atas tudingan keduanya H. Misju dituduh sebagai pemilik ilmu santet.

Baca Juga:  Dua Pansus DPRD Bojonegoro Mulai Membahas Raperda

Tidak berfikir panjang, kedua tersangka langsung bersama-sama mendatangi rumah H. Misju.

“Kemudian H. Misju tidak keluar rumah saat itu, karena merasa takut karena kedua tersangka sambil teriak – teriak,” terang AKP Widiarti S Humas Polres Kabupaten Sumenep.

Lanjut Widiarti, setelah H. Misju tidak berani menemui kedua tersangka, saat itu Ali Fikri yang masih cucu H. Misju keluar dari rumahnya, yang posisi rumahnya tepat berada di depan rumah H. Misju untuk menghalangi kedua tersangka untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak semestinya.

Baca Juga:  Baru Diresmikan, Puskesmas Tanjungharjo Bojonegoro Potensi Mangkrak, Layanan Kembali Ke Gedung Lama

Namun, pada saat itu, tersangka Ali terus memukul kaca pintu rumah H. Misju dengan tangan, sampai kaca pecah sambillalu mengeluarkan kata-kata ‘Mon Hawiyah mate, epate’ana eppakna bekna’.

“Jika dibahasakan Indonesia, kurang lebih artinya, kalau Hawiyah meninggal, bapak kamu akan saya bunuh,” terangnya.

Kemudian Sunjoto langsung mengacungkan sebilah pisau kepada Ali Fikri dan mengejarnya hingga sampai ke sebelah timur rumahnya, namun Ali Fikri berhasil lari menuju rumah Kepala Desa Meddelan.

Menurut keterangan Humas Polres Kabupaten Sumenep, AKP Widiarti S, bahwa kejadian tersebut dilatarbelakangi atas sakitnya Hawiyah (bibi dari Sunjoto dan Ali Mukti) yang merupakan saudara ipar dari H. Misju sendiri, yang rumahnya bersebelahan dengan rumah H. Misju.

Baca Juga:  Cek Pos Pam Ops Lilin Semeru 2019 di Kediri, Dirlntas Polda Jatim Minta Anggota Waspada

Hawiyah yang diketahui mengalami gatal-gatal dan sakit perut sejak pulang dari Malaysia, sekitar enam bulan yang lalu. Hawiyah pernah dirawat di RSI Kalianget sekitar dua hari yang lalu, namun tidak kunjung sembuh.

“Sehingga Sunjoto dan Ali Mukti menuduh H. Misju dukun santet,” pungkasnya.

Berikut barang bukti yang ikut diamankan pihak kepolisian, berupa sebilah pisau ukuran panjang 22 cm, dan beberapa pecahan kaca.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru