Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

- Admin

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan nota penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2027.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (21/10/2026).

Dalam penjelasannya, Setyo Wahono menegaskan bahwa penyusunan APBD merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjalankan amanat masyarakat. Bupati menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan keselarasan anggaran dengan prioritas pembangunan daerah.

“Penyampaian nota penjelasan terhadap Raperda APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2027 bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 17, Ademos Gelar Halal Bihalal Bersama Mensesneg RI

Bupati Yang akrab dipangil mas Hono tersebut berharap APBD 2027 dapat menjadi instrumen yang responsif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

Bupati yang low provile tersebut juga membeberkan tantangan utama dalam penyusunan APBD 2027, yakni adanya penurunan alokasi transfer daerah dari pemerintah pusat. Kondisi ini menuntut Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas belanja dan mengoptimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam nota keuangan yang disampaikan, pendapatan daerah pada TA 2027 direncanakan mencapai Rp4,49 triliun, sementara alokasi belanja daerah dianggarkan sebesar Rp5,08 triliun.

Baca Juga:  Kerja Sama Dengan Pemkab Pamekasan, Polinema Akan Buka Kampus Baru di Kota Gerbang Salam

Untuk merespons tantangan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memfokuskan APBD 2027 pada enam sektor prioritas, yaitu,

1, Pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan;
2, Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan;
3, Penguatan pelayanan publik dan reformasi birokrasi;
4, Pengembangan ekonomi berkelanjutan;
5, Peningkatan konektivitas wilayah,
6, Pelestarian lingkungan hidup dan kebudayaan daerah.

Menutup penyampaiannya, Bupati Bojonegoro berharap Raperda APBD 2027 dapat segera dibahas bersama antara pihak eksekutif dan legislatif hingga disetujui sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami, sebagai eksekutif penyelenggara pemerintahan di daerah, berharap Raperda APBD ini dapat segera dibahas dan mendapat persetujuan bersama pimpinan serta anggota dewan yang terhormat selaku mitra dari unsur legislatif,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dapat Kucuran DBHCHT, Dinkes Sumenep Mengalokasikan Untuk BPID

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar tersebut dihadiri Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Bojonegoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMD, serta undangan lainnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Malam Resepsi HJB ke-349 Berlangsung Sederhana dan Khidmat di Pendopo Malowopati

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Meriah, Kirab Api HJB ke-349 Singgah di Malo: Camat Beny Subiakto Berharap Jadi Pemicu Semangat dan Potensi Wisata

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Unik, Arakan Api HJB ke-349 Gunakan Mobil Hias KDMP Berpelat ‘Gibran’

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:05 WIB

DPC Gerindra Pamekasan Lakukan Bersih Bersih dan Salurkan Air Bersih

Berita Terbaru

Birokrasi

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:04 WIB