BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Ratusan warga menyambut antusias prosesi pengambilan dan pengarakan api abadi dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349.
Api suci yang diambil dari objek wisata Kayangan Api tersebut diarak menggunakan mobil hias berjenis Colt KDMP yang menarik perhatian warga sepanjang rute kirab. Bojonegoro Minggu 18/10/2026.
Dalam iring-iringan tersebut, sejumlah kepala desa beserta perangkat desa tampak mengenakan pakaian adat beskap sembari menyapa masyarakat yang memadati tepi jalan.
Suasana kirab makin meriah ketika perhatian warga tertuju pada salah satu mobil pengangkut api. Mobil Colt KDMP yang dihias mirip kendaraan karnaval tersebut memiliki nomor polisi G 1812 AN, yang sepintas terbaca menyerupai nama “Gibran”.
“Loh, ada Mas Gibran!” seloroh salah seorang pengunjung di tengah keramaian, disusul sorakan warga lainnya.
Tak hanya pelat nomor yang unik, beberapa warga juga sempat mengkhawatirkan keberlangsungan api selama perjalanan. “Rupanya ada mobil KDMP jenis Colt juga ya, selain truk. Bagaimana kalau apinya nanti padam di jalan?” bisik seorang warga di sela-sela acara.
Menanggapi penggunaan armada tersebut, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata( Sekdin Disbudpar), Lukiswati, menegaskan bahwa pihak dinas tidak mengeluarkan instruksi khusus terkait penggunaan kendaraan KDMP untuk mengarak api HJB 349 ini.
“Tidak ada instruksi kepada para kepala desa untuk menggunakan mobil KDMP. Penggunaan kendaraan tersebut murni atas inisiatif pemerintah desa masing-masing,” ujar Lukiswati saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10).
Prosesi pengambilan Api Abadi Kayangan Api sendiri merupakan ritual tradisi tahunan yang menjadi rangkaian inti peringatan Hari Jadi Bojonegoro.
Penulis : Takim
Editor : Putri


















