Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional

- Admin

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Transformasi digital menjadi agenda penting bagi industri grafika untuk tetap mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 hadir sebagai ruang bagi pelaku industri untuk mengenal teknologi terbaru sekaligus memperkuat kolaborasi dan inovasi di sektor percetakan.

Pameran yang berlangsung di Grand City Convention Center Surabaya pada 8-11 Juli 2026 itu diikuti lebih dari 150 peserta, termasuk 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai inovasi ditampilkan, mulai dari digital printing, offset printing, UV printing, 3D printing, hingga web-based printing system.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, industri percetakan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi bagian dari rantai pasok berbagai sektor industri.

Baca Juga:  Bawa Kabur Belasan Motor, Pria Asal Jakarta Berhasil di Amankan Polsek Wonocolo Surabaya

Menurut dia, subsektor percetakan dan reproduksi media di Jawa Timur mencatatkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp27,64 triliun pada 2025. Sementara itu, industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar perekonomian Jawa Timur dengan kontribusi sekitar 31 persen terhadap PDRB.

Sherlita mengatakan, perkembangan teknologi digital dan AI perlu dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perhatian terhadap aspek hak cipta dan perlindungan data pribadi.

Baca Juga:  Tablet Murah Oppo Pad, Hadir Dengan Ram 8 GB

“AI menjadi alat yang luar biasa untuk mempercepat pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Tetapi di sisi lain, ada tantangan terkait kompetensi SDM, hak cipta, hingga perlindungan data pribadi yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, termasuk melalui program magang bagi siswa SMK di perusahaan-perusahaan percetakan agar mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sherlita berharap Surabaya Printing Expo tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan produk dan mesin terbaru, tetapi juga menjadi wadah transfer teknologi, pertukaran pengetahuan, serta perluasan jejaring bisnis bagi pelaku industri grafika.

Baca Juga:  Polda Jatim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Investasi Ilegal

Sementara itu, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan SPE 2026 diharapkan menjadi katalis percepatan transformasi industri grafika, khususnya di Indonesia Timur. Menurut dia, pameran ini mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai inovasi teknologi yang dapat meningkatkan daya saing industri.

Selain pameran teknologi, SPE 2026 juga menghadirkan seminar dan workshop mengenai pemanfaatan AI untuk desain merchandise kreatif, strategi pengembangan UMKM, serta inovasi kemasan produk sebagai upaya mendorong industri grafika yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru