Jelang Pagelaran Wastra Batik Festival 2025 Bojonegoro, Ketua Dekranasda Study Banding ke Solo

- Admin

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id -Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kunjungan kerja ke Dekranasda Kota Surakarta Bertempat di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Semanggi Harmony, kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi dan berdialog mengenai pengelolaan batik dan destinasi wisata.

Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, yang juga ketua TP PKK Cantika Wahono disambut hangat dan akrab oleh Vanessa Respati Ardi, Ketua Dekranasda Kota Surakarta.

Beliau mengatakan gembira atas kedatangan Cantika Wahono beserta tim Dekranasda Bojonegoro, dan mengaku bangga bahwa batik Solo mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Istri Bupati Setyo Wahono yang akrab dipangil bunda Cantika Wahono, dalam sambutannya menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan penjajakan Kerjasama Strategis antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan Pemerintah Kota Surakarta (red:Solo) dalam pengembangan destinasi dan sentra produksi batik.

Baca Juga:  Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia

Beliau menekankan bahwa Kota Surakarta, dengan tradisi batik yang kuat dan mendunia serta suksesnya Kampung Batik Kauman dan Laweyan, dapat menjadi inspirasi dan model pengembangan sentra batik di Bojonegoro, baik dari sisi produksi, pemasaran, pelatihan, maupun pengembangan destinasi wisata berbasis budaya.

“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya Dekranasda Kabupaten Bojonegoro dalam melestarikan dan mengembangkan subsektor Ekonomi Kreatif, khususnya kriya berupa wastra batik,” ungkapnya.

Lanjutnya, Dalam rangka persiapan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025 yang akan dilaksanakan tanggal 18-21 Juni 2025, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan keanekaragaman seni batik khas daerah serta pariwisata Kabupaten Bojonegoro kepada masyarakat luas.

Imbuhnya, adapun beberapa hal yang menjadi fokus Dekranasda Kabupaten Bojonegoro dalam penjajakan kerjasama strategis ini antara lain, pertukaran pengetahuan dan sumber daya dalam pengembangan industri batik, melalui studi tiru antar pengrajin dan pelaku UMKM.

Baca Juga:  442 Warga dan 14 anak Yatim piatu Desa Plesungan mendapat berkah di bulan Ramadhan

Dukungan promosi bersama untuk kegiatan tahunan seperti Wastra Batik Festival Bojonegoro dan Solo Batik Carnival, sebagai ajang unjuk kreativitas serta penguatan branding batik di tingkat regional maupun nasional, dan penguatan positioning Bojonegoro sebagai salah satu pintu masuk utama pasar batik di wilayah Jawa Timur, dengan membangun jejaring promosi, distribusi, dan kolaborasi antar sentra produksi.

“Di Wastra Batik Festival 2025 Bojonegoro ke depan, dengan harapan Dekranasda Kota Surakarta dapat turut serta meramaikan festival tersebut sebagai peserta dan ke depannya ,dapat menjadi mitra atau pendamping dalam pengembangan destinasi kampung batik di Bojonegoro,” harap Cantika, dalam akhir Pidatonya.

Baca Juga:  Lima Raperda Dibahas Pansus DPRD Bojonegoro

Vanessa Winastesia yang tak lain istri Wali kota Surakarta Respati Ardi menyatakan, Dekranasda Surakarta dengan tangan terbuka dan senang hati menyambut koneksi batik antara Surakarta dan Bojonegoro, serta menyambut baik tawaran Bojonegoro yang menyediakan tempat atau stand dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival.

“Dengan semangat kolaborasi yang tulus dan terbuka, inisiatif ini bukan hanya akan memperkaya budaya lokal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat pengrajin, pelaku usaha, dan komunitas kreatif di Surakarta dan Bojonegoro, serta berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat secara maksimal,” ungkapnya.

Setelah agenda diskusi, acara dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke workshop dan produksi batik, wayang, blangkon, serta tempat handy craft yang ada di workshop Sentra IKM Semanggi Harmony.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB