Nakes Puskesmas Keluhkan Gaji di Bawah UMK, Kadinkes Sampang: Kalau Tidak Berkenan Bisa Mengundurkan Diri

- Admin

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Meskipun sudah menerapkan sistem badan layanan umum daerah (BLUD), gaji tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas yang berstatus honorer di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak mengalami kenaikan.

Parahnya, gaji para pegawai tersebut di bawah standar kelayakan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Buktinya, para honorer itu hanya diberi gaji mulai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per bulan.

Padahal, anggaran untuk pengelolaan puskesmas tidak sedikit. Semua anggaran BLUD puskesmas tahun ini di atas Rp 2 miliar.

Tidak sedikit sarjana-sarjana bidang kesehatan yang telah mengabdikan dirinya di puskesmas gajinya belum layak. Padahal, mereka untuk sekolah kedokteran harus merogoh kocek yang biayanya tidak murah.

Baca Juga:  UPT Puskesmas Kowel Menjadi Tempat Pertama Pelaksanaan Vaksin Sinovac di Pamekasan

Seperti diutarakan seorang nakes honorer di salah satu Puskesmas di Sampang. Sudah beberapa tahun, dirinya bekerja sebagai pegawai honorer, hanya digaji Rp500 ribu. Meskipun secara pekerjaan tetap sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tanggungjawab kami tak beda jauh sama mereka yang berstatus ASN,” ungkap nakes yang enggan namanya disebutkan saat berdiskusi dengan kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (15/08/2023).

Nakes tersebut juga bercerita dengan lirih, banyak keluhan dari rekan sesama nakes honorer yang jauh dari kata sejahtera.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru