Jelang Tahun Baru, BPBD Sampang Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

- Admin

Sabtu, 31 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Menjelang malam tahun baru 2023 ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis ramalan cuaca di Jawa Timur.

Berdasarkan analisis kondisi iklim, wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim penghujan dan memperhatikan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jatim masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, meminta warga mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut berdasarkan peringatan dari BMKG.

Baca Juga:  Dukung Geliat Produksi UMKM, Bank Sampang Gelar Bazar Takjil Ramadhan

“Untuk press release dari BMKG sudah kami sampaikan pada para Camat agar bisa di sampaikan kepada warga di masing-masing wilayah,” kata Kasi Kebencanaan dan Logistik BPBD Moh Imam, Sabtu (31/12/2022).

Berdasarkan peringatan BMKG, kata Imam, monsun Asia menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir serta adanya seruakan dingin (Cold Surge).

“Dengan adanya fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau arus lintas ekuatorial mengindikasikan bahwa adanya aliran massa udara dingin dari utara yang masuk ke wilayah Indonesia,” beber Imam mengutip siaran resmi BMKG Juanda.

Baca Juga:  Hindari Truck, Mobil Carry di Sampang Nyemplung ke Laut

Masih aktifnya La Nina dengan intensitas lemah, ujar Imam, Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby, gelombang atmosfer Kelvin, pola konvergensi atau pertemuan massa udara, serta kondisi suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +2.5 ºC.

“Ini mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer. Kondisi itu akan mempengaruhi pembentukan awan–awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Imam mengatakan meski hingga kini kondisi Kabupaten Sampang terpantau aman. Namun, tetap tidak boleh lengah dan siaga dengan melakukan mitigasi.

Baca Juga:  Jenazah PMI Asal Jrengik Sampang yang Meninggal di Malaysia Tiba di Rumah Duka

“Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan seperti potensi genangan, banjir, tanah longsor, hujan es, puting beliung dan angin kencang,” tandas Imam.

Hingga kini, berdasarkan pantauan kontributor suarabangsa.co.id, hujan dengan intensitas rendah atau gerimis masih mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Sampang dan sekitarnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru