Alokasi Anggaran DBHCHT di Sampang Minim Ke Petani, Condong ke Kesehatan

- Admin

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Kabupaten Sampang, Madura, merupakan salah satu kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

DBHCHT sendiri diberikan kepada daerah penghasil tembakau dan atau daerah yang memproduksi rokok. Sebagai daerah penghasil tembakau, tentu Kota Bahari turut merasakan manfaat dari DBHCHT itu.

Berdasarkan data yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, pagu anggaran DBHCHT Kabupaten Sampang di tahun 2023 ini, tembus hingga Rp 50 miliar.

Namun demikian, pengalokasian DBHCHT tersebut sebagian besar tersedot untuk kepentingan kesehatan. Sementara, untuk kepentingan peningkatan kualitas bahan baku (termasuk petani) justru mendapatkan porsi yang sangat sedikit.

Baca Juga:  Cacat Etika, Bendera PKS Dipaku ke Pohon dan Rusak Keindahan Kota Sampang

Menurut Analis Kebijakan Muda, Bagian Perekonomian Setda Pemkab Sampang, Abdi Barri, rincian total pagu DBHCHT tersebut diantaranya, DBHCHT reguler sebesar Rp 37,9 miliar, SILPA DBHCHT Rp 8,5 miliar dan Treasury Deposit Facility (TDF) DBHCHT di angka Rp 3,6 miliar.

“Dalam pemanfaatan DBHCHT ini, Pemkab Sampang selaku pengelola anggaran selalu berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 215/PMK.07/2021,” kata Barri, Jumat (21/07/2023).

Aturan pembagiannya, lanjut Barri, adalah 20,05% untuk bidang kesmas non bantuan yakni peningkatan kualitas bahan baku dan peningkatan keterampilan kerja.

Baca Juga:  Korban Duga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Pembakaran 2 Mobil dan 2 Motor di Banyuates Sampang

“Dana kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) dan juga Dinas Tenaga Kerja (Naker),” imbuhnya.

Dari acuan itu, Pemkab Sampang juga mempresentasekan untuk bidang kesehatan sebesar 46,01% yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB).

“Pembagian untuk sektor kesehatan ini, dialokasikan pada pelayanan kesehatan termasuk juga sarana prasarana kesehatan,” tuturnya.

Sementara, untuk alokasi anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT di Dinas Sosial PPPA sebesar 4,22%, di bidang penegakan hukum di Satpol PP sebesar 4,53%, dan prioritas daerah lainnya senilai 25,19%.

Baca Juga:  Dukung Geliat Produksi UMKM, Bank Sampang Gelar Bazar Takjil Ramadhan

“Persentase anggaran di masing-masing OPD itu telah sesuai aturan dan formulasi alokasinya sesuai PMK Tahun 2021,” tandasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB