Musrenbang RKPD Tahun 2024, Ini Isu-Isu Strategis Pemkab Sampang

- Admin

Kamis, 16 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024, di Pendopo Trunojoyo, Kamis (16/03/2023).

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi tersebut mengusung tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengentasan Kemiskinan serta Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Menuju Sampang Hebat Bermartabat”

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id dilokasi, tampak hadir Staf Ahli Provinsi Jawa Timur bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Joko Irianto, sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk pimpinan dan anggota DPRD setempat.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sampang Hj Umi Hanik Laila dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan musrenbang dimaksudkan untuk membahas rancangan RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2024 dengan tujuan menyepakati permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah Tahun 2024.

“Karena musrenbang RKPD adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang di selaraskan dengan arah kebijakan Provinsi Jatim dan Nasional,” ujar Umi Hanik.

Baca Juga:  Meresahkan, Satlantas Polres Sampang Gencar Razia Truk Pasir Tanpa Penutup Bak

Menurut Umi Hanik, musrenbang kali ini merupakan tahun terakhir dalam rangka pelaksanaan RPJM Kabupaten Sampang tahun 2019-2024.

“Selama kepemimpinan bapak Bupati dan Wabup, kami merasakan semangat yang luar biasa. Sebab, beliau berdua selalu mengikuti dan mengawal di setiap tahapan perencanaan mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Kabupaten,” kata Umi Hanik.

Saat ini, kata Umi Hanik, untuk pengentasan kemiskinan tak hanya fokus pada pemberian bantuan saja. Tetapi juga dilakukan pembangunan infrastruktur dan ekonomi sehingga bisa meningkatkan produktivitas masyarakat.

Umi Hanik juga mengungkapkan bahwa angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang di tahun 2022 mengalami kenaikan.

“Tahun 2022, angka IPM kita mengalami kenaikan dari 62,80 menjadi 63,39, angka kemiskinan juga turun dari 23,76 menjadi 21,61 dan pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan tertinggi selama 10 tahun terakhir realisasinya di angka 5,27,” tandas Umi Hanik.

Baca Juga:  PPDI Sampang Beri Ucapan Selamat dan Doa atas HUT RI ke 76 dan HUT Bupati H Slamet Junaidi

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan, perencanaan pembangunan tahun depan mengusung tema peningkatan kualitas SDM dan pengentasan kemiskinan serta pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Menurutnya ada empat isu strategis yang menjadi perhatian pada 2024, pertama pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Kedua, pengentasan kemiskinan, pemantapan pemulihan ekonomi dan infrastruktur wilayah dalam mewujudkan kemandirian daerah dan perdesaan.

Ketiga yaitu penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan desa yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik dan yang keempat adalah harmonisasi kehidupan bermasyarakat.

“Untuk menjawab tantangan itu, kami memiliki strategi khusus diantaranya meningkatkan kualitas pembangunan manusia melalui pemerataan aksebilitas dan kualitas pendidikan, kesehatan, kondisi sosial dan peran pemuda,” kata Bupati.

Kemudian, ujar Bupati, juga meningkatkan iklim investasi yang kondusif, menyediakan sarana dan prasarana wilayah yang berkualitas dan mendorong reformasi birokasi tata kelola pemerintahan daerah dan desa yang baik dan bersih serta menjaga pelestarian budaya dan ketertiban demi terciptanya harmonisasi kehidupan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Terapkan New Normal, Pemohon SIM di Sampang Wajib Pakai Masker

“Kami masih memiliki PR besar, diantaranya pembangunan JLSM sebagai bentuk peningkatan konektivitas wilayah dan membuka daerah terisolir, kemudian relokasi RSMZ dan peningkatan jalan kabupaten sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan memudahkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat,” beber Bupati.

Adapun target Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2024, kata Bupati, telah disusun diantaranya IPM di angka 68,06, pertumbuhan ekonomi 5,25, angka kemiskinan 17,09, Indeks Reformasi Birokrasi 70,01 dan Indeks Kepuasan Infrastruktur di agka 8,12.

“Sudah banyak program yang kita lakukan selama 4 tahun, program prioritas juga banyak yang dirasakan oleh masyarakat seperti halnya pembangunan JLS, Alun-Alun Trunojoyo, Beasiswa Sahabat, pemberian santunan anak yatim dan juga pembangunan RTLH,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, acara Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2024 ini ditutup dengan Pembacaan dan Penandatangan Berita Acara Kesepakatan Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2024.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang
Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning
Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni
Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru