Hari Kedua Pencarian Manusia Silver, Tim SAR Lakukan Penyisiran Hingga ke Laut Sampang

- Admin

Jumat, 30 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Upaya pencarian korban hanyut di Sungai sekitar Jembatan Bahagia, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (30/12/2022) masih terus dilakukan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan masih belum bisa menemukan korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Tim SAR gabungan itu terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, SAR, Polisi, TNI, Tagana, PMI serta para relawan dan dibantu oleh warga masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni dikonfirmasi melalui Kasi Kebencanaan dan Logistik BPBD Moh Imam menyampaikan, jika pencarian belum membuahkan hasil sehingga operasi pencarian terus dilanjutkan.

Baca Juga:  Harusnya Jadi Contoh bagi Masyarakat, Sejumlah ASN di Sampang Justru Malah Terjaring Razia Masker

“Di hari kedua ini, tim masih belum menemukan korban. Namun upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan,” kata Imam.

Kepada wartawan Imam mengatakan jika pihaknya menerima informasi dari warga, melaporkan adanya laka sungai.

“Korban atas nama Rizal (18) warga Desa Angsokah, Kecamatan Omben, tersebut hanyut terbawa arus sungai saat mandi bersama temannya,” ungkap Imam.

Saat itu, kata Imam, sempat terjadi penyelamatan oleh teman korban dengan menggunakan bambu. Namun, korban tidak bisa berenang sehingga terseret derasnya arus sungai sehingga korban tenggelam.

“Selanjutnya petugas BPBD, unsur relawan dan masyarakat melakukan pencarian. Namun hingga petang korban masih belum ditemukan. Pencarian dihentikan dan dilanjutkan hari ini,” pungkas Imam.

Baca Juga:  Bersama Forkopimda, Kapolda Jatim Resmikan TACS

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Sampang Iptu Catur Rahardjo mengatakan jika pencarian korban di hari kedua tersebut pihaknya berbagi tugas dengan personil BPBD.

“Dari jembatan tanglok ke arah utara pencarian dilakukan BPBD menggunakan perahu karet. Sementara, kami mencari korban mulai jembatan tanglok sampai ke laut menggunakan kapal polisi,” ujar Iptu Catur.

Catur menyampaikan jika sebelumnya, kapal polisi X-1046 mengalami kesulitan saat masuk ke utara jembatan tanglok karena kondisi sungai yang dangkal dan banyak batu serta kayu di dalam sungai.

Baca Juga:  Diserang Nyamuk Aedes Aegypti, Warga Jalan Manggis Kampung Barisan Sampang Lakukan Fogging

“Hingga pukul 11.15 WIB korban masih belum di temukan. Untuk sementara kami akan menghentikan pencarian guna melaksanakan ibadah sholat jum’at dan akan kami sisir kembali sungai Kamoning dari jembatan tanglok hingga ke laut sampai korban di temukan,” tegas Catur.

Saat ini, Kasat Polairud Polres Sampang sudah menghubungi para pemilik kapal angkutan orang jurusan Pulau Mandangin–Pelabuhan Trunojoyo (Tanglok) melalui pengeras suara kapal polisi.

Selain itu juga di siarkan melalui media sosial WhatApp Grup apabila melihat dan mendengar adanya posisi korban saat berlayar untuk segera menghubungi dirinya ataupun personil Sat Polairud Polres Sampang lainnya.

Berita Terkait

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terbaru