FPKUB Gelar Ngobrol Pintar Antar Agama, Khairul Umam : Bukti Masyarakat Sumenep Hidup Rukun Berdampingan

- Admin

Kamis, 29 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Forum Pemuda Kerukunan Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar ngobrol pintar antar agama di Aula Hotel Utami Sumekar, Kamis (29/12). Acara ini bertema Menjaga Kerukunan, Merawat Kebhinnekaan.

Ngobrol pintar ini setidaknya dihadiri 170 orang peserta dari berbagai elemen. Mulai dari organisasi kepemudaan (OKP) hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Sumenep.

Tidak hanya itu, acara tersebut juga dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan sejumlah agama, seperti Pemuda LDD, Orang Muda Katolik, Pemuda GBI (Gereja Bhetel), Pemuda GPDI (Gereja Pentakosta), serta sejumlah mahasiswa dari sejumlah kampus.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Dampingi Kunker Presiden RI di Jatim

Pantauan di lokasi, hadir sebagai pemateri Kapolres Sumenep AKBP Eko Edo Satya Sentriko, Kepala Kesbangpol Purwo Edi Parwito, hingga Ketua FKUB Sumenep KH. Qusyairi. Selain itu, juga hadir sebagai pemateri yakni Romo Kornelis Kopong Suban dari pihak Katolik, Pendeta Yusuf dsri Gereja Sidang Persekutuan Injily Indonesia, Sugianto dari agama Budha, dan Imam Santoso dari Konghuchu.

Ketua FPKUB Sumenep, Khairul Umam mengatakan, ngobrol pintar tersebut digelar sebagai bukti penduduk Sumenep hidup rukun dan damai berdampingan. Kerukunan itu tanpa memandang perbedaan, termasuk perbedaan agama. Diketahui, kata Umam di Sumenep sendiri masyarakatnya menganut beberapa agama.

Baca Juga:  TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026

Bukti lain, kata Umam, di Sumenep sendiri, tepatnya di Desa Pabian terdapat sejumlah tempat ibadah berbagai agama yang berdiri kokoh berdampingan. Mulai dari Masjid, Kelenteng, hingga Gereja berdiri di desa tersebut.

“Melalui Forum ini, kita ingin menegaskan kembali Bahwa Sumenep adalah salah satu Kabupaten yg sangat Rukun, Damai, dan Aman. Penanaman Nilai-Niali Toleransi harus sudah dilakukan sejak dini di kalangan generasi Muda,” kata Umam.

Selain itu, kata Umam, setiap orang mempunyai hak sama tanpa mandang agama. Setiap warga Sumenep memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan hingga pengentasa kemiskinan di kabupaten berlambang kuda terbang.

Baca Juga:  Terminal Bus Arya Wiraraja Belum Miliki Thermal Scanner, Begini Penjelasan Kadishub Sumenep

“Sangat potensial, Kita hanya perlu memberikan ruang lebih banyak untuk mendorong peran serta lintas agama terhadap Pembangunan, pengentasan Kemiskinan, kesehatan, penanganan bencana alam, dan kerja-kerja sosial lainnya,” ungkap Mantan Ketua PC PMII Sumenep tersebut.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru