Terminal Bus Arya Wiraraja Belum Miliki Thermal Scanner, Begini Penjelasan Kadishub Sumenep

- Admin

Kamis, 19 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seyogyanya fasilitas pencegahan penularan Virus Corona sudah dapat memadai di berbagai tempat-tempat umum, melihat proses penularan yang begitu cepat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono membeberkan di terminal bus masih belum ada alat pendeteksi panas.

“Untuk saat ini masih belum ada mas,” ujarnya, Kamis (19/03).

Namun, menurutnya untuk pencegahan dasar sudah dilakukan, seperti penyemprotan fasilitas hingga armada bus yang ada di terminal.

Namun, pihaknya sudah menyiapkan sanitizer untuk kebutuhan para penumpang, baik yang ingin keluar atau masuk ke terminal bus Arya Wiraraja Sumenep.

Baca Juga:  Bupati Busyro Pantau Posko Pemeriksaan Covid-19 di Perbatasan Sumenep-Pamekasan

“Kami sudah siapkan tim mas, meskipun tidak selalu standby di terminal, tapi tiap-tiap puskesmas sudah ada,” jelasnya.

Mengingat pentingnya alat pendeteksi panas tersebut, pihak Dishub akan segera melakukan kordinasi dengan dinas Kesehatan Sumenep dan Jawa Timur, bagaimana kita di sini agar juga memiliki alat pendeteksi panas.

Menurut Agus bahwa untuk pelabuhan dan bandara sudah memiliki alat tersebut, namun untuk terminal bus Arya Wiraraja masih belum ada.

“Tapi dalam waktu dekat ini, akan kami usahakan untuk mendapatkan alat itu, sehingga kita bisa mendeteksi suhu tubuh para penumpang yang keluar masuk di terminal bus Arya Wiraraja,” tutupnya.

Baca Juga:  Bangunan Penyimpanan Barang Hangus Dilalap di Jago Merah

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru