Ketua Pamit Bubar, Sedangkan Panus Pencarian Honorer TP2D Bondowoso Belum Selesai

- Admin

Selasa, 8 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Panitia Khusus (Pansus) pencairan honor Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) masih belum selesai, Ketuanya dikabarkan pamit bubar.

Pada rapat ketiga saat ini, Pansus memanggil Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Soekaryo sebagai Ketua Badan Anggaran Bersama Kepala Badan dan Pembangunan Daerah (Bapedda) Bondowoso.

Tak disangka, sebelum Pansus ini usai, dikabarkan Ketua TP2D sudah pamit kepada Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin untuk membubarkan diri.

“Berdasarkan informasi informal, katanya sudah pamit ke bupati khusus Khozin, tapi secara tertulis belum. Ada kabar TP2D juga sudah membubarkan diri, namun belum secara tertulis,” kata Pj Sekda Soekaryo pada media, Senin (7/2/2022).

Baca Juga:  Wabup Bondowoso Kenalkan Varietas Benih 'Abadi' MSP, Hasil Panen Tinggi

Soekaryo mengungkapkan, Bupati Salwa juga sudah sempat cerita padanya soal TP2D yang membubarkan diri, hanya saja proses pembubaran itu tidak tertulis.

“Artinya pemunduran diri secara formal itu masih bulan dilakukan,” imbuhnya.

Dari pihak lain, Andi Hermanto Ketua Pansus TP2D, mengatakan, berdasarkan hasil klarifikasi dari pihak eksekutif, bahwa pencairan honor TP2D tidak sesuai dengan apa yang disampaikan dalam BATA.

“BATA ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Perda PAPBD tahun 2021, sehingga pencairan pencairan honor itu menyalahi aturan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sosok Sekda Bondowoso Bambang Soekwanto yang Dekat dengan Pangkostrad Jenderal Dudung

Dia menilai, dalam pencarian honorer TP2D itu Bupati Bondowoso juga salah dalam menereapkan Peraturan Daerah (Perda).

Akhirnya, dia menerangkan di dalam Perda itu ada poin penting klauasul yang sifatnya wajib
pencairan honor TP2D, maka boleh dilaksanakan, asalkan pemerintah sudah melaksanakan hasil fasilitasi.

“Menurut informasi yang berkembang, sejumlah anggota TP2D mengundurkan diri, bahkan tidak jelas keberadaannya,” tutupnya.

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB