Dump Truk Angkutan Material Pasir Tanpa Penutup Masih ‘Berkeliaran’ di Sampang

- Admin

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Dump Truk pasir tanpa penutup masih ada yang ‘berkeliaran’ di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Jika diterpa angin, muatan pasir itu akan beterbangan ke udara sehingga mengganggu pandangan pengendara di belakangnya.

Material yang dibawa rawan jatuh dan membahayakan pengendara lain. Untuk itu para pengendara khususnya pengendara sepeda motor meminta instansi terkait melakukan penindakan.

Dimas (35) salah seorang warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, mengaku resah jika saat menjemput anaknya berpapasan dengan truk yang mengangkut pasir tanpa tutup.

Baca Juga:  Dua Jam Berenang di Laut, Empat Pemancing di Sumenep Selamat

Sebab, kata dia, tak jarang anaknya yang masih berumur lima tahun itu mengeluh kalau matanya kelilipan pasir.

“Setiap berangkat dan pulang sekolah, anak saya selalu duduk di depan Mas. Mengetahui ada truk pasir yang sedang lewat, dia kebingungan untuk menutup wajahnya agar tidak kelilipan pasir,” ujarnya pada kontributor suarabangsa.co.id, Sabtu (16/10/2021).

Demi menghindari hal itu, lelaki yang berprofesi pekerja swasta itu selalu hati-hati dan waspada meski perjalanannya terganggu oleh dump truk bermuatan pasir yang pasirnya bertebaran ke jalan.

Baca Juga:  Siarkan Kirab Merah Putih Dengan Videotron, Polda Jatim Hibur Masyarakat di CFD Taman Bungkul

“Mending kalau hanya pasir, nah kalau batu yang dibawa dan jatuh, kan bisa dibayangkan. Kemungkinan memang sengaja tidak ditutup dengan alasan efisiensi,” keluhnya.

Dia berharap adanya tindakan tegas dari instansi terkait untuk memberikan sanksi atau melarang dump truk yang mengangkut material tanpa disertai penutup beroperasi.

Menurutnya, bukan hanya dump truk pengangkut material batu, yang mengangkut tanah dan pasir pun harus tertutup. Karena jika dibiarkan terbuka saat berkendara, material tertiup angin dan bisa mengganggu konsentrasi pengendara.

Baca Juga:  Hindari Truck, Mobil Carry di Sampang Nyemplung ke Laut

“Perlu adanya tindakan tegas menyangkut aktivitas muatan material dengan kendaraan terbuka yang dapat mengotori jalan dan mengganggu polusi udara bagi pengendara lainnya,” tandasnya.

Hingga berita ini dipublish, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat maupun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang belum berhasil dikonfirmasi.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB