Dampak Pandemi Covid-19, Wisata Pantai Camplong Sepi Pengunjung

- Admin

Kamis, 14 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Pemandangan tidak biasa terlihat di objek wisata pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang sejak merebaknya virus corona atau Covid-19. Padahal, biasanya lokasi tersebut menjadi tempat untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Namun, kali ini wisata itu tampak sepi tanpa pengunjung.

Pantauan suarabangsa.co.id, tidak seorang pun pengunjung yang tampak berada di objek wisata favorit bagi warga setempat itu. Kala memasuki area tersebut petugas tiket yang biasa menyambut pengunjung pun sama sekali tidak terlihat. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan.

Baca Juga:  Gelar Pawai Budaya Peringati HUT RI ke 78, Kades Banuaju Barat : Momentum Jaga Persatuan

Dhani (45) salah satu pengelola wisata Camplong mengatakan, sepinya pengunjung sudah terjadi sejak sebelum datangnya bulan ramadhan, tepatnya sekitar bulan Maret kemarin.

“Wisata ini lumpuh mas, sudah banyak pekerja yang dirumahkan, puluhan pedagang juga tak bisa mengais rejeki. Pemerintah Kabupaten Sampang telah menutup objek wisata ini, tak menyangka dampak virus Corona sehebat ini. Astaghfirullah, tobat Gusti,” katanya saat ditemui wartawan, Kamis (14/05/2020).

Biasanya, kata dia, kawasan wisata pantai camplong ini ramai pengunjung, apalagi diakhir pekan. Kini, pariwisata unggulan itu dapat dikatakan lumpuh imbas dari wabah virus Corona yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga:  Cerita Warga Sampang Saat Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

Kondisi ini juga dipicu masyarakat yang memilih berdiam diri dirumah sesuai dengan anjuran pemerintah menerapkan protokol Covid-19, yakni dengan melakukan aktivitas di rumah (sosial distancing) dan menjaga jarak dengan orang lain (physical distancing).

“Banyak orang memilih berdiam diri dirumah, semua pada takut juga sih dengan virus Corona,” katanya.

Kondisi ini berbanding terbalik tidak seperti saat sebelum adanya pandemi Covid-19, kendaraan pengunjung, baik yang dari berbagai daerah maupun pengunjung lokal sangat ramai.

“Kami pengelola wisata berharap pandemi Covid-19 ini, dapat segera berlalu karena dampaknya sangat signifikan terasa di sektor wisata,” harap pria yang juga warga setempat tersebut.

Baca Juga:  Banser Sampang Ikut Bantu TNI - Polri Amankan Pembacaan Ikrar Pengikut Syiah

Jangankan aktivitas pengunjung, bahkan warga setempat juga banyak yang tidak keluar rumah karena khawatir dengan Virus Corona.

“Mudah-mudahan virus Corona ini cepat berlalu, agar semua aktivitas dapat berjalan seperti biasa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru