Pemkab Bojonegoro Atensi Perbaikan Cepat Jalan Nasional Baureno

- Admin

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menanggapi meningkatnya angka kecelakaan akibat kerusakan infrastruktur, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di jalur nasional Kecamatan Baureno, Sabtu (24/1/2026).

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Nasional Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam peninjauannya, Nurul Azizah menyoroti banyaknya lubang dan permukaan jalan yang bergelombang di jalur utama penghubung Bojonegoro–Surabaya tersebut.

Kondisi ini dinilai tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga mengancam nyawa pengendara.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan warga terhadap kondisi aspal yang berlubang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam tinjauannya, Nurul Azizah mendapati titik-titik kerusakan parah yang kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Jalur Baureno merupakan urat nadi transportasi logistik yang padat, sehingga kerusakan sekecil apa pun berdampak fatal.

Baca Juga:  Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

“Kondisinya memang perlu penanganan segera. Ini sangat berisiko dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas,” ujar Wabup di lokasi.

Secara regulasi, jalan tersebut merupakan Jalan Nasional yang berada di bawah wewenang Kementerian PUPR melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Provinsi Jawa Timur.

Meski bukan wewenang langsung kabupaten, Pemkab Bojonegoro mengambil langkah proaktif dengan langsung menghubungi pihak PPK Provinsi via telepon untuk mendesak percepatan perbaikan.

Desakan Pemkab ini didasari oleh data yang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan di Bojonegoro menunjukkan tren peningkatan.

Baca Juga:  TK PKK Desa Tanjungharjo II Lakukan Pengenalan Sejarah Para Wali

Kasus Kecelakaan, Tercatat lebih dari 1.100 kejadian laka lantas.
Fatalitas: Sebanyak 184 jiwa melayang di jalanan Bojonegoro dalam setahun terakhir.

Selain faktor kelalaian manusia, kerusakan fisik jalan nasional di titik-titik strategis seperti Baureno menjadi faktor kontributor utama.

Bojonegoro dikenal sebagai daerah yang sangat atensi terhadap infrastruktur nasional di wilayahnya.

Karena menyangkut keselamatan nyawa warga, Pemkab tidak jarang memberikan dukungan finansial melalui mekanisme hibah untuk aset pusat.

Berdasarkan catatan pembangunan, Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan dana hibah APBD yang signifikan untuk mendukung pelebaran dan perbaikan jalan nasional sejak 2021.
Total dana yang dikucurkan diprediksi mencapai lebih dari Rp154 miliar (akumulasi 2021-2023) guna memastikan jalur utama dari pusat kota hingga perbatasan Lamongan memiliki standar keamanan yang baik.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Lantik Pj. Bupati Sampang dan Pj. Walikota Probolinggo, Ini Pesannya

Dari Hasil koordinasi taktis di lapangan membuahkan hasil positif.
Pihak PPK Provinsi Jawa Timur memberikan respon hijau dan berkomitmen memulai pengerjaan fisik di jalur Baureno yang akhirnya pada,
Hari/Tanggal: Selasa, 27 Januari 2026.

Wakil bupati menghimbau kepada Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area perbaikan.

Dengan pengerjaan ini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan dan mobilitas ekonomi warga kembali lancar.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB