Koalisi Pesantren Akhiri 20 Tahun Dinasti Politik di Probolinggo

- Admin

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pilkada Kabupaten Probolinggo 2024 menjadi momen bersejarah. Paslon nomor urut 02, Gus Haris dan Ra Fahmi, berhasil mengakhiri dua dekade dinasti politik.

Dalam konferensi pers Rabu (27/11/2024), paslon 02 diumumkan unggul jauh dari pesaingnya, paslon nomor urut 01, Zulmi dan Rasid.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi kunci kemenangan.

“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Probolinggo,” ujar Gus Haris.

Ia menyebutkan bahwa hasil Pilkada ini mencerminkan kehendak rakyat yang menginginkan perubahan nyata.

Baca Juga:  Pemilu 2024, Puluhan Tahanan Diberikan Gunakan Hak Pilih di Rutan Polres Pamekasan

Gus Haris juga menegaskan bahwa perjuangan ini didasari semangat kecintaan terhadap Kabupaten Probolinggo, bukan sekadar ambisi politik.

“Kami di sini untuk memperbaiki, bukan mencari jabatan,” katanya.

Sebagai kabupaten termiskin keempat di Jawa Timur, Probolinggo memerlukan perhatian serius.

“Mari kita wujudkan Probolinggo yang lebih SAE dengan fokus pada perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik,” tambahnya.

Ra Fahmi, wakilnya, juga menyampaikan pandangan serupa.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras semua pihak. Kami siap bekerja sama dengan siapa saja demi kemajuan daerah,” ucapnya.

Baca Juga:  Relawan Ragukan Rekom PPP, Ra Mamak Disebut Masih Punya Peluang Besar

Ia menambahkan bahwa koalisi ini bukanlah sekadar politik, tetapi juga gerakan moral untuk mengembalikan hak rakyat dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Di lain sisi, kemenangan Gus Haris dan Ra Fahmi menjadi simbol runtuhnya dominasi politik keluarga yang telah berlangsung selama 20 tahun terakhir.

Gus Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan semua elemen masyarakat.

“Kami ingin pembangunan Probolinggo berjalan inklusif, tanpa membeda-bedakan latar belakang,” ujarnya.

Dalam pernyataan penutup, Ra Fahmi mengajak masyarakat terus mengawal pemerintahan baru ini.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Gencarkan Vaksinasi Untuk Remaja

“Probolinggo lebih SAE hanya bisa terwujud jika kita semua bergerak bersama,” katanya penuh semangat.

Dengan kemenangan ini, masyarakat Probolinggo berharap perubahan yang nyata segera terealisasi, membawa kabupaten ini menuju masa depan yang lebih baik.

Penulis : Ubaidillah

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru